Berita Terkini
Agama

Dinas Syariat Islam Aceh Bimbing dan Bekali 20 Mualaf di Pulau Banyak

Dinas Syariat Islam Aceh Bimbing dan Bekali 20 Mualaf di Pulau Banyak

ACEH SINGKIL | ACEHJURNAL.COM –  Sebanyak 20 orang Mualaf di Kabupaten Aceh Singkil mendapat pembinaan dan pembekalan dari Pemerintah Aceh melalui Dinas Syariat Islam. Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Zahrol Fajri menjelaskan, pembekalan 20 mualaf ini menghadirkan sejumlah pemateri dan da’i tentang penguatan aqidah dan syariat Islam.

Kegiatan yang difasilitasi oleh Dinas Syariat Islam Aceh Singkil berlangsung selama tiga hari ini dilaksanakan di Desa Halloban Kecamatan Pulau Banyak, Aceh Singkil.

“Alhamdulillah, pembekalan ini kita adakan selama tiga hari dimulai Selasa (21/5) kemarin. Kegiatan ini melibatkan Dinas Syariat Islam Kab. Aceh Singkil, tim pengurus DPD Muhammadiyah Kab. Aceh Singkil, dai terpencil dan unsur muspika Desa Halloban,” ujar Kadis Syariat Islam, Zahrol Fajri kepada AcehJurnal.com, Rabu (22/5/2024) malam.

Zahrol menjelaskan, para mualaf ini akan diajarkan sejumlah materi tentang ketauhidan, akhlaqul karimah serta ilmu-ilmu praktis keislaman dan motivasi hidup. Selain memberikan pemahaman agama, para mualaf tersebut juga diajarkan pokok-pokok ibadah wajib, seperti taatcara bersuci (mandi junub), berwudhu, hukum-hukum dan rukun shalat, praktek shalat lima wajib dan sunnah.

“Harapan kita kedepannya, mereka (mualaf) menjadi pemegang estafet kedepan dalam mensyiarkan dakwah dan sekaligus menjadi garda terdepan sebagai benteng pendangkalan aqidah di wilayah perbatasan Aceh,” ujarnya lagi.

Selain memberikan pemahaman dan pembekalan agama, para mualaf ini juga mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Aceh. Baik di bidang ekonomi, pendidikan dan kesehatan sehingga menjadi pilot project dalam mengimani islam secara khaffah.

“Bapak Pj Gubernur Aceh sangat menaruh perhatian terhadap kondisi saudara-saudara kita disini. Khususnya para mualaf-mualaf di wilayah perbatasan Aceh Singkil. Harapannya agar saudara-saudara seiman kita ini tetap teguh memegang keimanan meski penuh dengan tantangan terutama pendangkalan aqidah,” pungkasnya. []