Acehjurnal.com – Penganugerahan gelar “Ibunda Guru Aceh” kepada Kak Na menjadi momen bersejarah bagi dunia pendidikan di provinsi tersebut. Upacara pengukuhan berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh perwakilan guru dari berbagai kabupaten/kota.
Dalam sambutannya, Kak Na menyatakan kesiapan penuhnya untuk mendukung perjuangan para guru Aceh. “Saya akan berperan aktif mendampingi perjuangan bapak dan ibu guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya dengan penuh semangat.
Ia menekankan bahwa gelar ini bukan sekadar penghargaan simbolis, melainkan amanah besar. Kak Na berjanji akan menjadi mitra strategis bagi para pendidik dalam mengadvokasi berbagai permasalahan pendidikan.
“Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang berperan penting dalam membentuk generasi penerus bangsa. Mereka layak mendapatkan perhatian dan dukungan penuh dari semua pihak,” tuturnya.
Para guru yang hadir menyambut baik pengukuhan ini. Mereka meyakini bahwa kehadiran Kak Na sebagai figur ibu akan memperkuat soliditas tenaga pendidik di Aceh.
“Sosok keibuan seperti Kak Na sangat kami butuhkan untuk menjadi motivator dan mediator dalam berbagai isu pendidikan,” ungkap salah seorang perwakilan guru.
Pengukuhan ini diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan baru bagi dunia pendidikan Aceh. Kolaborasi antara Kak Na dan para guru diharapkan mampu menciptakan terobosan-terobosan inovatif.
“Kami optimis dengan dukungan Kak Na, perjuangan guru Aceh akan semakin terdengar dan diperhatikan oleh pemangku kepentingan,” tambah perwakilan guru lainnya.
Kak Na berpesan agar semua pihak dapat bersinergi memajukan pendidikan. Ia menegaskan komitmennya untuk turun langsung ke lapangan mendengarkan aspirasi guru.
“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Mari kita wujudkan Aceh yang maju melalui pendidikan berkualitas,” pungkasnya.
Upacara pengukuhan ditutup dengan penyerahan simbolis atribut kehormatan kepada Kak Na. Acara berlangsung lancar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.
Sumber: Artikel asli berjudul “Dikukuhkan Sebagai Ibunda Guru Aceh, Kak Na Siap Dukung Perjuangan Guru”



