Dayah Perbatasan Manarul Islam Gelar Wisuda 100 Santri

Kuala Simpang | AcehJurnal.com – Dayah Perbatasan Manarul Islam Kabupaten Aceh Tamiang menggelar acara wisuda Santri dan Santriwati sebanyak 100 orang, Minggu (6/6/2021). Mereka terdiri dari 70 orang dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 30 orang dari tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Acara wisuda dengan menerapkan protokol kesehatan ketat berlangsung di Kompleks Dayah Manarul Islam di Desa Seumadam Kecamatan Kejuruan Muda Kabupaten Aceh Tamiang.

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Zahrol Fajri melalui Kepala UPTD dan MUQ Pagar Air Drs Sahlan M Dian menyampaikan beberapa pesan diantaranya agar setiap santri senantiasa menunjukkan akhlak yang mulia.

“Menempatkan adab diatas ilmu pengetahuan, tanpa adab maka ilmu tiada artinya. Disamping itu pula, Santri lulusan dayah perbatasan agar terus mengukir prestasi supaya Marwah dayah perbatasan dan Pemerintah Aceh sebagai pembina harum di tengah masyarakat,” kata Sahlan M. Dian.

Kepada santri Dayah Perbatasan Manarul Islam, Sahlan berpesan agar dayah terus berbenah dengan tatakelola manajemen yang baik. Sehingga kedepannya mampu tingkatkan penghijauan dan kebersihan lingkungan dayah.

Kepada pimpinan dayah dan santri dayah perbatasan, Sahlan meminta agar mereka juga memakmurkan Mesjid di depan dayah sehingga menjadi perhatian agar setiap orang yang masuk ke Aceh. Ia berharap, masjid menjadi pusat perhatian para penyintas, baik yang mau dan berkeinginan singgah untuk Shalat di Mesjid tersebut.

Advertisement

“Mari ciptakan suasana yang sejuk, bersih, rapi dan estetis sehingga menjadi pilihan tempat singgah jamaah di perbatasan Aceh dengan Sumut,” tambahnya.

Sementara itu, Rais ‘Am Dayah Perbatasan Manarul Islam Aceh Tamiang Tgk Mustafa Abdussalam Syah menyebutkan saat ini di dayah memiliki 675 santri dan santriwati. Peningkatan jumlah santri ini juga dikarenakan berbanding lurus dengan tata kelola manajemen dayah yang semakin baik. Dalam sambutannya, ia berharap, tahun-tahun ke depan semakin banyak warga masyarakat yang menitipkan anaknya di Dayah Perbatasan yang akan dibekali ilmu agama.

“Harapan kelak mereka akan menjadi penjaga akidah Umat Islam di perbatasan,” ujar Tgk Musatafa yang juga seorang Da’i perbatasan ini.

Terakhir, Tgk Mustafa mengajak Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dan semua pihak dapat memperhatikan Dayah Perbatasan ini. Sehingga nantinya menjadi dayah pilihan semakin terwujud. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT