Acehjurnal.com – Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Aceh akan segera menempati kantor baru di salah satu ruang Gedung Pusat Layanan Informasi dan Data Haji dan Umrah Terpadu (PLIDHUT) kemitraan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Lokasi kantor tersebut berada di sisi kanan Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh, Jalan Tgk Abu Lam U, bersebelahan dengan kantor Wali Kota Banda Aceh.
Gedung BPKH saat ini ditempati oleh Bidang Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh yang dikomandoi oleh Kabid PHU Drs H Arijal MSi. Kepindahan ini dilakukan setelah rapat rutin pengurus BWI Aceh yang dipimpin oleh Prof Dr H Fauzi Saleh MA meninjau langsung ruangan yang telah diizinkan untuk digunakan.
Dalam peninjauan tersebut turut hadir Kabid PHU, Kabid Penaszawa H Zulfikar SAg MAg, Prof Hafaz Furqani, H Zulfami, serta sejumlah pengurus lainnya. Prof Fauzi Saleh menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh yang telah menyediakan satu ruangan untuk BWI Aceh.
“Kami merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh yang telah memberikan satu ruangan untuk BWI Aceh,” ujar Prof Fauzi Saleh. Ia menambahkan bahwa kantor tersebut akan segera dioperasikan mengingat hingga saat ini BWI Aceh belum memiliki kantor yang representatif.
Ke depan, banyak kegiatan yang akan dilakukan BWI Aceh, di antaranya pelantikan BWI Abdya dalam rangkaian bimbingan teknis nazir serta rapat kerja anggota BWI Aceh yang dijadwalkan pada awal Oktober 2025. Hal ini disampaikan dalam pertemuan tersebut sebagai bagian dari rencana kerja ke depan.
Kabid Penaszawa H Zulfikar, yang juga merupakan anggota BWI Aceh, menjelaskan bahwa koordinasi untuk mendapatkan kantor atau sekretariat BWI Aceh telah dilakukan sejak lama. “Sudah lama kami berkoordinasi untuk mendapatkan kantor atau sekretariat BWI Aceh,” katanya.
Lebih lanjut, H Zulfikar menegaskan bahwa mustahil organisasi seperti BWI Aceh tidak memiliki kantor sekretariat. “Tidak mungkin kita tidak memiliki kantor sekretariat. Ke depan kita harapkan ada perhatian pemerintah agar dapat membangun gedung permanen bagi BWI Aceh,” ujarnya.
Di bawah kepemimpinan Prof Fauzi Saleh, denyut aktivitas BWI Aceh sangat terasa meski ia juga aktif sebagai staf pengajar (dosen) di UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Dengan adanya kantor baru ini, diharapkan BWI Aceh dapat semakin meningkatkan kinerja dan kontribusinya dalam pengembangan wakaf di daerah.
Prof Fauzi Saleh berharap, kehadiran kantor baru ini akan semakin memacu semangat pengurus dan anggota BWI Aceh untuk lebih giat lagi menjalankan program-program yang telah direncanakan. “Ke depan diharapkan BWI Aceh lebih terasa lagi geliatnya karena sudah memiliki kantor baru,” pungkasnya.
Sumber: Berita Asli BWI Aceh Tempati Kantor Baru.



