HomeDaerahBTN Syariah Tambah Dua Kantor di Aceh dalam Persiapan Transformasi ke Bank...

BTN Syariah Tambah Dua Kantor di Aceh dalam Persiapan Transformasi ke Bank Syariah Nasional

Acehjurnal.com – Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN Syariah) berencana memperluas jaringannya dengan menambah dua kantor baru di Provinsi Aceh. Ekspansi ini merupakan bagian dari persiapan transformasi menuju Bank Syariah Nasional (BSN) yang akan menghadirkan beragam produk dan layanan perbankan syariah digital di daerah tersebut.

Direktur Consumer Banking BTN Hirwandi Gafar mengungkapkan bahwa BTN Syariah saat ini telah memiliki 110 jaringan kantor di seluruh Indonesia. “Kami akan menambah dua jaringan kantor BTN Syariah di Aceh. Saat ini kami sudah punya di Banda Aceh dan Lhokseumawe dan akan tambah di Meulaboh dan Langsa,” jelas Hirwandi.

Selain penambahan kantor fisik, Hirwandi juga menyatakan komitmen untuk memperbanyak outlet digital store. Hal ini disampaikannya dalam Kuliah Umum di Universitas Syiah Kuala (USK) di Aceh, seperti dikutip dalam keterangan tertulis pada Minggu, 21 September 2025.

Langkah ekspansi tersebut, menurut Hirwandi, sejalan dengan rencana transformasi BTN Syariah menjadi BSN. Setelah menjadi bank umum syariah, BSN akan berinovasi di era disrupsi digital dengan meluncurkan mobile banking bale syariah.

Layanan mobile banking bale syariah diharapkan dapat mempermudah masyarakat Indonesia dalam melakukan berbagai transaksi keuangan dengan prinsip syariah yang berkah dan amanah. Inovasi ini merupakan bagian dari strategi bank untuk menjawab tantangan digitalisasi perbankan.

Tidak hanya itu, BTN juga akan mengembangkan bisnisnya ke berbagai lini layanan syariah. Produk yang akan dikembangkan mencakup pembiayaan emas, tabungan emas, tabungan wakaf, tabungan infaq, tabungan haji dan umrah, tabungan qurban, serta pembiayaan multi manfaat dan multi jasa.

“BTN Syariah pada akhir tahun ini akan bertransformasi menjadi bank umum syariah bernama BSN, sehingga akan bisa berkembang jauh lebih cepat. Selain tetap menjalankan core business di bidang pembiayaan perumahan, kami juga akan mengembangkan beragam produk dan layanan perbankan syariah termasuk membiayai sektor-sektor yang bisnisnya sedang tumbuh,” papar Hirwandi.

Dalam kesempatan yang sama, turut diluncurkan aplikasi MyUSK. BTN Syariah telah bekerja sama dengan Universitas Syiah Kuala sebagai salah satu channel pembayaran untuk setiap transaksi di aplikasi tersebut. Kerja sama ini merupakan wujud dukungan BTN Syariah terhadap dunia pendidikan.

Hirwandi juga memberikan kuliah umum bagi mahasiswa USK agar dapat adaptif di tengah disrupsi digital. Hal ini menunjukkan komitmen bank tidak hanya dalam pengembangan bisnis, tetapi juga dalam pemberdayaan generasi muda.

Sementara itu, hingga Juni 2025, BTN Syariah mencatatkan kinerja keuangan yang positif. Aset bank mencapai Rp65,56 triliun atau naik 18 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Pembiayaan yang disalurkan sebesar Rp48,46 triliun atau naik 17 persen yoy.

Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun mencapai Rp55,23 triliun atau tumbuh 19,8 persen. Dengan kinerja tersebut, UUS BTN meraih laba bersih sebanyak Rp401 miliar atau tumbuh 8,3 persen yoy pada Juni 2025.

Proses spin off BTN Syariah ditargetkan akan rampung pada akhir 2025. Setelah spin-off, BTN Syariah akan bergabung dengan BSN dan berganti nama menjadi Bank Syariah Nasional, menandai babak baru dalam pengembangan perbankan syariah nasional.

Sumber: Ade Hapsari Lestarini, 21 September 2025

Stay Connected

16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News