Acehjurnal.com – Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) telah melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemulihan Ekonomi Pasca Bencana (PEPB) Tahun 2025 di Kabupaten Aceh Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dan pemangku kepentingan dalam upaya pemulihan ekonomi setelah terjadinya bencana.
Pelaksanaan bimtek ini merupakan bagian dari program strategis BPBA untuk memastikan bahwa pemulihan ekonomi berjalan efektif dan berkelanjutan. Melalui pelatihan ini, peserta dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi dampak ekonomi pascabencana.
Kepala BPBA dalam sambutannya menyatakan, “Bimtek PEPB ini sangat penting untuk membangun ketahanan ekonomi masyarakat di daerah rawan bencana. Kami berharap peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk memulihkan perekonomian secara mandiri.”
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari berbagai sektor, termasuk pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, dan kelompok masyarakat terdampak bencana. Mereka mendapatkan materi tentang manajemen risiko bencana, strategi pemulihan usaha, serta akses terhadap bantuan dan pendanaan.
Selain teori, bimtek juga mencakup sesi praktik dan simulasi untuk memastikan peserta memahami langkah-langkah konkret dalam pemulihan ekonomi. Hal ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada bantuan luar dan mendorong kemandirian ekonomi.
Peserta bimtek mengaku sangat terbantu dengan pelatihan ini. Salah satu peserta menyatakan, “Kami jadi lebih paham bagaimana mengelola usaha pascabencana dan memanfaatkan sumber daya yang tersedia untuk bangkit kembali.”
BPBA berencana untuk melanjutkan program serupa di kabupaten lainnya di Aceh guna menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk membangun ketahanan daerah terhadap bencana.
Dengan dilaksanakannya bimtek ini, diharapkan pemulihan ekonomi pascabencana di Aceh Timur dapat berjalan lebih terarah dan efektif. Masyarakat diharapkan tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang setelah mengalami bencana.
Sumber: Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA)



