BNN Aceh Ungkap Jaringan Kakap Narkoba, 10 Ribu Butir Ekstasi dan 8 Kg Sabu Disita

BANDA ACEH | Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh menangkap dua orang yang merupakan salah satu jaringan kakap peredaran narkoba di Bumi Serambi Makkah.Dari tangan keduanya, petugas menyita 10 ribu butir ekstasi dan 8 kilogram sabu.

Kepala BNNP Aceh, Komjen Pol Heru Pranoto, mengatakan keduanya berinisial RA (30) dan ZU (29) yang merupakan warga Aceh Utara. Keduanya ditangkap di lokasi berbeda pada akhir September 2020. Barang bukti yang disita hendak dikirim ke Jawa.

“Pengungkapan peredaran gelap narkotika golongan I jenis sabu dan ekstasi ini, barang bukti yang berhasil diamankan sabu sebesar 8.382,52 gram dan 10.000 butir pil ekstasi,” kata Heru dalam konferensi pers di kantor BNNP Aceh, Selasa (13/10).

Heru menjelaskan dalam jaringan ini, RA berperan sebagai orang yang menjemput dan membawa barang haram tersebut. Sedangkan ZU adalah pengendali dan penghubung antara RA dengan TS (DPO) di Jawa.

Heru menyatakan kronologi penangkapan RA dan ZU berawal dari informasi masyarakat mengenai peredaran gelap narkotika di wilayah Idi Rayeuk, Aceh Timur, pada 17 September 2020. Mengantongi informasi itu, selanjutnya petugas langsung bergerak menuju ke lokasi.

Dari hasil penyelidikan, sekitar pukul 22.00.WIB, awalnya petugas berupaya menangkap RA yang sedang mengendarai sepeda motor di Jl. Medan-Banda Aceh, tepatnya di Desa Seneubok Barat, Kecamatan IDI Timur, Aceh Timur. Namum RA melarikan diri dan meninggalkan sepeda motornya.

“Tim lalu menggeledah motor tersangka dan ditemukan 8 bungkus narkotika jenis sabu seberat 8.382,52 gram, yang terbungkus dengan bungkusan merk teh china di dalam jok motor. Kemudian 6 bungkus atau 10 ribu butir pil ekstasi yang diletakkan pada bagian depan motornya,” kata Heru.

Sehari setelahnya yakni pada 8 September 2020 sekira pukul 04.00 WIB, tim mendapatkan informasi tentang keberadan RA. Selanjutnya tim BNNP Aceh bersama Polda Aceh langsung memburu RA.

“RA berhasil ditangkap di halte bus Jl. Medan-Banda Aceh depan Rumah Sakit Umum Cut Meutia Lhokseumawe. Di lokasi tim menginterogasi RA dan mengatakan barang bukti milik ZU,” tuturnya.

Berdasarkan keterangan RA, selanjutnya pada 19 September petugas mengejar ZU yang saat itu posisinya berada di Kota Medan, Sumatera Utara.

“Sekitar pukul 14.25 WIB tim mendapatkan informasi ZU berada di Warung Nasi di Jl. Hasanuddin Kota Medan. Tim langsung ke sana dan berhasil mengamankan ZU,” kata Heru.

“RA dan ZU ini adalah jaringan besar keduanya sudah lama diintai petugas. Memang barang bukti yang kita amankan tidak begitu besar, tetapi cukup lumayan,” tambahnya.

Atas perbuatannya, RA dan ZU ditetapkan sebagai tersangka. Mereka dijerat Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 114 ayat (2) subs Pasal 115 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU Narkotika. Keduanya terancam hukuman mati. [KUMPARAN]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

HEADLINES

Aceh Besar Mulai Perdana Vaksinasi Covid-19

Jantho | AcehJurnal.com - Forkopimda Aceh Besar resmi memulai perdana suntik vaksin covid-19, yang diadakan di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Aceh Besar, Indrapuri,...

Hayeu! Putra Aceh, Ilham Saputra Jabat Plt Ketua KPU

Jakarta - DKPP memecat Arief Budiman dari posisi Ketua KPU. KPU telah menunjuk komisioner Ilham Saputra menjadi Plt Ketua. Keputusan menunjuk Plt Ketua KPU diambil...

Korban Jiwa Gempa Majene-Mamuju Bertambah Jadi 35 Orang

#GempaSulbar Mamuju | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Barat (Sulbar) memperbarui data korban meninggal dunia akibat gempa magnitudo (M) 6,2 di Majene dan Mamuju....

BERITA TERKAIT

Aceh Besar Mulai Perdana Vaksinasi Covid-19

Jantho | AcehJurnal.com - Forkopimda Aceh Besar resmi memulai perdana suntik vaksin covid-19, yang diadakan di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Aceh Besar, Indrapuri,...

Hayeu! Putra Aceh, Ilham Saputra Jabat Plt Ketua KPU

Jakarta - DKPP memecat Arief Budiman dari posisi Ketua KPU. KPU telah menunjuk komisioner Ilham Saputra menjadi Plt Ketua. Keputusan menunjuk Plt Ketua KPU diambil...

Korban Jiwa Gempa Majene-Mamuju Bertambah Jadi 35 Orang

#GempaSulbar Mamuju | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Barat (Sulbar) memperbarui data korban meninggal dunia akibat gempa magnitudo (M) 6,2 di Majene dan Mamuju....