Bantu 500 Abang Becak, T. Riefky Harsya : Pendapatan Turun Selama Covid-19

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Sebanyak 500 abang becak mendapat bantuan langsung dari Teuku Riefky Harsya, anggota DPR RI asal Aceh. Bantuan tersebut diserahkan kepada abang becak di kawasan Banda Aceh, Aceh Besar, Sabang, Pidie dan Pidie Jaya.

Sekjen DPP Partai Demokrat ini ketika dikonfirmasi ACEHJURNAL.COM mengatakan, bantuan tersebut sebagai bentuk simpatik dirinya terhadap nasib abang becak. Pasalnya, lebih setengah tahun sudah, pandemi Covid-19 telah menghantam perekonomian Indonesia, termasuk Aceh. Sehingga sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang dahulu menjadi tulang punggung ekonomi nasional saat krisis 1998, kini justru banyak yang sudah gulung tikar.

“Selama belum masuk vaksin ke Aceh, selama itu pula perekonomian kita terpuruk dan pendapatan pelaku UMKM di Aceh turun drastis. Diperlukan
partisipasi publik untuk membantu Gubernur, Bupati dan Walikota yang sedang berupaya menyelamatkan para pengusaha Mikro Kecil Menegah di Aceh”, kata Teuku Riefky Harsya via telepon seluler, Jumat (23/10) malam.

Menurutnya, bantuan ini diberikan sejalan dengan Gerakan Nasional Demokrat Bina UMKM yang diinisiasikan oleh Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada pada akhir bulan September 2020 lalu. Dalam instruksinya itu, AHY meminta kepada seluruh kader dan anggota Fraksi Partai Demokrat se-Indonesia untuk berempati dan m

Advertisement

embantu sesuai kemampuannya kepada pelaku UMKM.

“Dalam sebulan ini sudah lebih dari 10 ribu UMKM yang telah dibantu di seluruh Indonesia dan jumlah ini akan terus bertambah,” tambah Teuku Riefky Riefky.

Teuku Riefky menjelaskan, bantuan ini diberikan ketika sejumlah perwakilan abang becak bertandang ke Rumoh Aspirasi TRH beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan itu, perwakilan abang becak mengeluh tentang kondisi pendapatan mereka yang terus menurun. Apalagi, abang becak masih banyak yang belum tersentuh bantuan selama pandemi Covid-19.

“Selain sembako, mereka juga memerlukan terpal becak baru untuk menghadapi musim hujan ahir tahun ini. Semoga sentuhan ini dapat sedikit meringankan beban yang sedang dihadapi sebagian abang becak di Aceh,” katanya lagi.

Dari informasi yang digalang Tim Rumoh Aspirasi TRH, dimasa masa Pandemi Covid-19, rata-rata pendapatan bersih abang becak di Banda Aceh turun drastis dari sebelumnya sekitar Rp 60 ribu hingga Rp 80 ribu per hari turun menjadi hanya Rp 30 ribu – Rp 40 ribu per hari.

“Kondisi seperti ini tentu terjadi di berbagai sektor informal lainya, seperti yang disampaikan Menkeu Sri Mulyani pada ahir bulan September lalu bahwa Untuk pertama kalinya sejak 1998, Indonesia diperkirakan akan masuk ke jurang resesi dan mencatatkan pertumbuhan negatif pada tahun 2020 ini,” pungkasnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT