Banjir Belum Surut, Warga Aceh Jaya Mengungsi ke Perbukitan

Abu Mudi: Wabah Covid-19 Nyata Adanya

Ulama Kharismatik Aceh Tgk Haji Hasanoel Bashry (71) yang akrab disapa Abu Mudi menyatakan bahwa wabah Covid-19 adalah nyata. Pernyataan itu disampaikan oleh Abu Mudi...

Putra Aceh Maju Sebagai Ketum AMPHURI

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Fauzan Kamil menyatakan siap mencalonkan diri sebagai Ketua Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Republik Indonesia (AMPHURI). Putra asli Aceh...

Sering Longsor, Tarmizi SP Usulkan Jalan Meulaboh – Geumpang Masuk Proyek Multiyear

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Anggota DPR Aceh, Tarmizi, SP mendesak Pemerintah Aceh untuk mengusulkan agar jalan lintas Meulaboh - Geumpang masuk dalam proyek...

Hari Ini, Sebanyak 45 Warga Aceh Positif Covid-19

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Jumlah pasien positif terjangkit covid-19 kembali bertambah. Dikutip dari laman resmi Dinas Kesehatan Aceh (https://dinkes.acehprov.go.id/), tercatat sebanyak 45 kasus...

Safaruddin : Mari Satukan Persepsi Bangun Barsela

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM -  “Sebagai putra Barat Selatan, mari kita saling support dan tidak menjatuhkan untuk saling mengisi pembangunan”. Begitulah sepenggal kata disampaikan...

CALANG | ACEHJURNAL.COM – Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di pantai Barat Selatan menyebabkan musibah banjir. Informasi diperoleh, ratusan rumah warga di wilayah Kabupaten Aceh Jaya ikut terendam banjir, Selasa (28/7).

“Banjirnya masih belum surut rata-rata 25 cm hingga 100 cm. Bahkan ada warga yang sudah mulai mengungsi ke gunung mencari daerah tinggi,” kata Iqbal, warga Keude Teunom via telepon seluler.

Menurutnya, hingga saat ini masyarakat mulai resah dan cemas karena banjir masih belum surut. Ini diakibatkan curah hujan masih terus mengguyur sehingga warga terpaksa mengungsi ke daerah aman. Menurutnya, banjir pertama kali melanda wilayah tersebut sejak Senin (27/7) malam. Bahkan hingga malam hari, sejumlah desa di wilayah Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya masih ikut terendam banjir. Bahkan, warga semakin sulit mendapatkan pasokan makanan akibat akses menuju ibukota kecamatan tak dapat dilintasi baik kendaraan maupun jalan kaki.

“Warga disana sudah banyak yang mengungsi sejak sore tadi. Mereka mulai mencari daerah yang dianggap aman, seperti rumah kerabat yang letaknya agak lebih tinggi,” katanya lagi.

Hingga berita ini ditayangkan, masih belum diperoleh keterangan resmi dari petugas BPPD, baik tingkat provinsi maupun kabupaten. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Hot Topics

Abu Mudi: Wabah Covid-19 Nyata Adanya

Ulama Kharismatik Aceh Tgk Haji Hasanoel Bashry (71) yang akrab disapa Abu Mudi menyatakan bahwa wabah Covid-19 adalah nyata. Pernyataan itu disampaikan oleh Abu Mudi...

Putra Aceh Maju Sebagai Ketum AMPHURI

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Fauzan Kamil menyatakan siap mencalonkan diri sebagai Ketua Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Republik Indonesia (AMPHURI). Putra asli Aceh...

Sering Longsor, Tarmizi SP Usulkan Jalan Meulaboh – Geumpang Masuk Proyek Multiyear

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Anggota DPR Aceh, Tarmizi, SP mendesak Pemerintah Aceh untuk mengusulkan agar jalan lintas Meulaboh - Geumpang masuk dalam proyek...

Related Articles

Abu Mudi: Wabah Covid-19 Nyata Adanya

Ulama Kharismatik Aceh Tgk Haji Hasanoel Bashry (71) yang akrab disapa Abu Mudi menyatakan bahwa wabah Covid-19 adalah nyata. Pernyataan itu disampaikan oleh Abu Mudi...

Putra Aceh Maju Sebagai Ketum AMPHURI

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Fauzan Kamil menyatakan siap mencalonkan diri sebagai Ketua Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Republik Indonesia (AMPHURI). Putra asli Aceh...

Sering Longsor, Tarmizi SP Usulkan Jalan Meulaboh – Geumpang Masuk Proyek Multiyear

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Anggota DPR Aceh, Tarmizi, SP mendesak Pemerintah Aceh untuk mengusulkan agar jalan lintas Meulaboh - Geumpang masuk dalam proyek...