Banjir 1 Meter Lebih Masih Kepung Aceh Utara, 18 Ribu Warga Mengungsi

LHOKSUKON | ACEHJURNAL.COM – Musibah banjir yang melanda wilayah Kabupaten Aceh Utara semakin meluas. Berdasarkan laporan BPBA pada Senin (7/12) sebanyak 87 desa di 23 Kecamatan di Aceh Utara terendam banjir.

“Sebanyak 18 ribu lebih warga terpaksa harus mengungsi ke daerah tingggi. Umumnya warga mengungsi ke meunasah-meunasah,” kata Kepala BPBA Aceh, Sunawardi pada Senin (6/12).

Sunawardi menjelaskan, banjir disertai musibah longsor terjadi akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Aceh Utara dan Lhokseumawe sejak tiga hari terakhir. Akibatnya, sungai Keureuto dan Krueng Peunto meluap sehingga ikut merambah ke pemukiman penduduk.

Berdasarkan data sementara, akses jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Pirak Timu dan Matangkuli mengalami lumpuh total. Sehingga akses masyarakat semakin terputus. Selain itu, lebih dari 3 ribu hektare sawah milik warga juga terendam sehingga terancam gagal panen.

“Bahkan bendungan Krueng Pase juga ikut jebol karena tidak mampu menampung debit air yang begitu besar. Bahkan ada informasi kita terima satu warga di Kecamatan Langkahan tertimpa pohon tumbang akibat banjir,” katanya lagi.

Hingga saat ini, Tim BPBA Aceh masuh turun ke lokasi untuk mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman. Pihaknya juga turut mengerahkan sebanyak dua boat polyethylene dan mesinnya untuk membantu evakuasi korban yang terjebak banjir.

“Ada tempat perahu karet telah kita siagakan di kota Lhoksukon. Ini dikarenakan banjir masih belum surut dan tingginya masih sedada orang dewasa,” pungkasnya. []

Laporan : Asnawi Umar. 

Advertisement
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT