Aula; Lulusan Amerika Serikat dan Mimpinya untuk Dayah

Audiensi Kemendagri, Komisi II DPRA Bahas Finalisasi Qanun Perlindungan Petani

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM – Anggota Komisi II DPR Aceh mengadakan pertemuan dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Rabu (25/11). Pertemuan tersebut dalam rangka melakukan konsultasi terkait...

Ini Koleksi Mobil dan Motor Milik Istri Edhy Prabowo Yang Ditangkap KPK

JAKARTA | Istri Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo, Iis Rosita Dewi, ditangkap KPK. Iis juga diketahui merupakan anggota Komisi V DPR RI....

Ditegur Karena Tak Pakai Helm, Emak Di Bener Meriah Pekik Takbir Kepada Polisi

REDELONG | ACEHJURNAL.COM - Seorang emak-emak bercadar memarahi petugas kepolisian di lintasan Bireuen-Takengon, tepatnya di Kampung Pante Raya, Kecamatan Wih Pesam, Bener Meriah pada...

Gerebek Lapak Judi di Aceh Tamiang, Satu Pelaku Kabur

KUALA SIMPANG | Petugas Satpol PP/WH Aceh Tamiang menggerebek lapak judi domino di Kampung Kota, Kecamatan Kota Kualasimpang, Aceh Tamiang. Dalam penggerebekan tersebut, pihaknya...

KPK Tangkap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo

JAKARTA | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Rabu (25/11/2020) dini hari. "Benar, kita telah mengamankan sejumlah orang pada malam...

Aula Andika Fikrullah Albalad tahun ini (2020) telah menyelasaikan studi magisternya di Faculty of Education, Lehigh University di jurusan Instructional Technology. Aula yang merupakan asoe lhok gampong Lampasi Engking, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, punya kisah panjang mengenai perjuangan studinya. Mimpinya belum selesai, sepulang dari Amerika Serikat, ia bercita-cita untuk memberi sumbangsih bagi pendidikan Aceh, khususnya Dayah.

Masa Kecil Aula

Aula alumni MAN 2 Banda Aceh. Rutintas Aula bersekolah di sekolah madrasah negeri, malamnya Aula juga belajar ilmu agama di dayah Raudhatul Mubarakah yang berada di gampong Lampasi.

Aula masih duduk di bangku sekolah dasar saat Aceh masih berstatus daerah konflik. Sebagai masyarakat Aceh Besar yang bermukim di wilayah yang berbatasan langsung dengan kota Banda Aceh, pengalaman konflik tak separah yang dialami oleh masyarakat Pidie, Aceh Utara ataupun Aceh Timur.

Aula tak pernah merasakan kegiatan belajar di sekolah diliburkan karena kontak senjata atau operasi. Kegiatan jak beut di dayah di malam hari pun tak pernah terhenti. Namun, ketegangan masa konflik turut mengusik ketenangannya sebagai siswa sekolah dasar. Paling kurang tentang kabar yang tersiar mengenai orang-orang yang ‘ditangkap’ pada masa itu.

Keinginan untuk melanjutkan kuliah ke Amerika sudah muncul di benak Aula sejak di semester 2 kuliah di Unsyiah.

“Target memang harus ke luar negeri. No matter what harus ke Amerika,” kenang Aula, mengungkapkan keinginan besarnya saat itu.

Saat itu ia sudah mencoba apply program-program studi ke luar negeri di tengah segala keterbatasan, baik dari minimnya informasi maupun akses untuk mengikuti kursus-kursus persiapan studi luar negeri.

“Uniknya pada saat itu kita belum tahu …kita anak daerah belum ada bimbingan bagaimana mendapatkan beasiswa. Beda dengan anak-anak yang di luar Aceh, mereka sudah lebih dulu tahu tentang program-program seperti itu jauh lebih cepat, sedangkan kita mulai tahu kalau kita mau cari sendiri,” jelas Aula.

Akhirnya Aula mendapatkan beassiwa dan menjadi satu-satunya mahasiswa Aceh yang mendapatkan beasiswa USAID di tahun 2018.

Menjadi Aceh dan Muslim di Amerika Serikat

Saya bertanya kepada Aula tentang kesan yang ia rasakan sebagai seorang mahasiswa Indonesia, aneuk Aceh dan juga sebagai seorang muslim ketika pertama kali tinggal di Amerika.

Ia saat itu merasakan kehidupan yang baru. Kehidupan di sana benar-benar berbeda dengan yang dirasakan di tanah air.

“Kalau di Indonesia kita terbiasa mendengarkan azan, bisa shalat berjamaah. Minimal sekali kita masih mendengarkan suara azan. Di situ saya benar-benar merasa, this is not my life (ini bukan kehidupan saya). Kerinduan untuk bisa shalat berjamaah itu besar sekali,” ungkap Aula.

Aula tinggal di kota Betlehem, Pensylvania. Kota yang berada di Lembah Lehigh. Lembah Lehigh dihuni oleh sekitar 650 ribu warga. Sekitar 48 persen penduduknya tidak terafiliasi dengan agama manapun, 48 persen lainnya beragama Kristen dan diperkirakan masyarakat Muslim disana berjumlah sekitar 3.600 jiwa atau hanya 0,6 persen dari total penduduk.

Di Betlehem terdapat mesjid, namun letaknya cukup jauh dari tempat tinggal Aula. Mesjid di sana hanya dibuka ketika waktu shalat. Namun, di mesjid tersebut pada akhir pekan turut diadakan kegiatan-kegiatan bagi komunitas Muslim.

“Alhamdulillah untuk komunitas Muslim nya bagus, ikatannya kuat disana. Khususnya di Lehigh, kami punya kesempatan untuk buat maulid, untuk merayakan hari-hari besar Islam,” terang Aula menggambarkan kegiatan komunitas Muslim disana.

Mimpi Besar Aula untuk Dayah

Semenjak mengisi aplikasi untuk apply ke universitas, Aula sudah punya rencana mengenai apa yang akan ia lakukan setelah menyelesaikan studinya di Amerika Serikat.

Bagi Aula, ia berencana untuk menerapkan ilmu yang ia pelajari untuk dapat berkontribusi bagi sektor pendidikan di Aceh.

Tidak hanya untuk pendidikan di sekolah umum, lebih dari itu, Aula ingin mengaplikasikan keahliannya untuk pendidikan di Dayah. Ia berencana memperkenalkan penerapan teknologi dalam sistem pendidikan di Dayah.

“Pesantren punya andil yang besar bagi Indonesia, baik sebelum kemerdekaan maupun setelah kemerdekaan. Tidak ada satu lembaga pendidikan pun yang (mampu bertahan-red) sekuat pesantren,” tuturnya.

Aula berencana memperkenalkan penerapan Augmented Reality (AR) dalam mewarnai proses belajar-mengajar di Dayah.

Augmented reality adalah sebuah kombinasi interaktif dari lingkungan di dunia nyata yg mana objek tersebut ditingkatkan oleh informasi persepsi melalui bantuan komputer. Singkatnya, pengabungan antara dunia nyata dan dunia maya, di mana obyek virtual di proyeksikan tampilannya di dunia maya.

Untuk di sekolah, contohnya pada pelajaran Fisika, pengunaan AR bisa berupa animasi 3 dimensi yang mentransformasikan bagaimana aliran listrik berjalan. Di pelajaran Biologi, bisa berupa, bagaiamana struktur DNA terbentuk dan berproses.

Dalam dunia belajar-mengajar di Dayah, salah satu contoh penerapan Augmented Reality misalnya ketika membahas kitab mengenai bab salat, praktek shalat ditampilkan dalam bentuk animasi 3 dimensi yang memeragakan bagaimana tata cara salat yang benar, mulai dari takbir hingga salam.

Meski teknologi ini belum diterapkan pada pendidikan di tingkat sekolah umum, bagi Aula bukanlah suatu hal yang mustahil apabila teknologi ini diperkenalkan dalam proses belajar-mengajar di Dayah.

Aula bercita-cita untuk mengaplikasikan teknologi dalam mendukung pendidikan di Dayah. mengenang alasannya dulu ketika memilih untuk mengambil program studi Instructional Technology, Aula menjelaskan;

“Lon sigohlom lon cok S2 lon pike, seandaijih lon cok fisika, lon hanya bisa berkontribusi untuk kampus. Tapi meunyoe lon cok Instructional Technology, di kampus Insya Allah bisa dipake, untuk peningkatan ilmu di Dayah juga bisa diaplikasikan, kon meunan.”

(Sebelum mengambil S2 saya pikir seandainya saya mengambil fisika, saya hanya bisa berkontribusi bagi kampus. Tapi kalau saya ambil Instructional Technology, di kampus bisa dipakai, untuk peningkatan ilmu di Dayah juga bisa diaplikasikan).

Ke depan Aula berencana mulai bergerak untuk mewujudkan idenya bagi dunia pendidikan di Aceh khususnya Dayah, melalui lembaga yang ia bentuk.

Jabal Ali Husin Sab

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

HEADLINES

Audiensi Kemendagri, Komisi II DPRA Bahas Finalisasi Qanun Perlindungan Petani

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM – Anggota Komisi II DPR Aceh mengadakan pertemuan dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Rabu (25/11). Pertemuan tersebut dalam rangka melakukan konsultasi terkait...

Ini Koleksi Mobil dan Motor Milik Istri Edhy Prabowo Yang Ditangkap KPK

JAKARTA | Istri Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo, Iis Rosita Dewi, ditangkap KPK. Iis juga diketahui merupakan anggota Komisi V DPR RI....

Ditegur Karena Tak Pakai Helm, Emak Di Bener Meriah Pekik Takbir Kepada Polisi

REDELONG | ACEHJURNAL.COM - Seorang emak-emak bercadar memarahi petugas kepolisian di lintasan Bireuen-Takengon, tepatnya di Kampung Pante Raya, Kecamatan Wih Pesam, Bener Meriah pada...

BERITA TERKAIT

Audiensi Kemendagri, Komisi II DPRA Bahas Finalisasi Qanun Perlindungan Petani

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM – Anggota Komisi II DPR Aceh mengadakan pertemuan dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Rabu (25/11). Pertemuan tersebut dalam rangka melakukan konsultasi terkait...

Ini Koleksi Mobil dan Motor Milik Istri Edhy Prabowo Yang Ditangkap KPK

JAKARTA | Istri Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo, Iis Rosita Dewi, ditangkap KPK. Iis juga diketahui merupakan anggota Komisi V DPR RI....

Ditegur Karena Tak Pakai Helm, Emak Di Bener Meriah Pekik Takbir Kepada Polisi

REDELONG | ACEHJURNAL.COM - Seorang emak-emak bercadar memarahi petugas kepolisian di lintasan Bireuen-Takengon, tepatnya di Kampung Pante Raya, Kecamatan Wih Pesam, Bener Meriah pada...