Anjangsana ke Ayah Cot Trueng, Kapolres Lhokseumawe Minta Peran Ulama Sosialisasikan Covid-19

Lhoksukon | AcehJurnal.com – Mobil yang ditumpangi Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto terus melaju dengan kecepatan sedang di jalan nasional Banda Aceh – Medan, Selasa (26/1) lalu. Selama dalam perjalanan, orang nomor satu di Polres Lhokseumawe ini terus memantau perkembangan di wilayah hukumnya.

“Sebentar lagi tiba Kecamatan Muara Batu, kita akan silaturrahim ke Ayah Cot Trueng,” kata Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto.

Dengan sumringah dan kedepankan protokol kesehatan, Ayah Cot Trueng menyambut kedatangan Kapolres Lhokseumawe dengan hangat.

Perlu diketahui, Teungku Muhammad Amin adalah sapaan akrab Ayah Cot Trueng. Ia adalah salah satu ulama kharismatik Aceh. Di kalangan masyarakat Aceh, pimpinan Dayah Raudhatul Ma’arif Gampong Cot Trueng, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara ini namanya cukup tersohor.

Sembari menyeruput segelas kopi, Ayah Cot Trueng banyak menceritakan tentang lika-liku sejarah dayah yang dipimpinnya. Dayah ini didirikan pada tahun 1946 di bawah pimpinan Tgk Abu Bakar alias Abu Cot Kuta yang mangkat pada tahun 1969. Abu Cot Kuta sendiri adalah kakek dari Tgk Muhammad Amin alias Ayah Cot Trueng.

“Sampai saat ini, ada sekitar 2000 lebih santri yang mondok di sini,” kata Ayah Cot Trueng.

Menurutnya, dayah yang dipimpinnya itu sempat vakum selama kurang lebih 23 tahun. Dayah itu kembali diresmikan pada 21 Juni 1993 lalu, atau bertepatan dengan 1 Muharram 1414 Hijriah. Di bawah kepemimpinannya, dayah Raudhatul Ma’arif berkembang sangat maju. Tercatat hingga sekarang santri yang mondok berjumlah lebih kurang 2000-an, berasal dari dalam dan luar Aceh. Bahkan santri dari Malaysia dan Thailand juga ikut menimba ilmu d

Advertisement

i sana.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto sangat bersyukur karena bisa menyempatkan diri hadir dan sekaligus bersilaturrahmi dengan Ayah Cot Trueng. Di sela-sela kesibukannya, AKBP Eko Hartanto mengaku akan selalu menyempatkan diri untuk berkunjung ke sejumlah ulama – ulama di Bumi Serambi Mekkah.

“Selain mendengar nasehat dan petuah agama, juga membahas terkait pandemi Covid-19 dan kondisi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Lhokseumawe,” kata Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto.

Mengingat jumlah dayah di Aceh mencapai 1000-an, tambahnya, maka tidak cukup waktu bila semua dikunjunginya secara resmi. Maka setiap ada waktu kosong, ia selalu dimanfaatkannya untuk dapat bertemu dan bersilaturrahmi dengan pimpinan dayah secara in cognito alias kunjungan dadakan.

Dalam kunjungan tersebut, Ayah Cot Trueng juga banyak memberikan nasihat dan motivasi positif kepada Kapolres Lhokseumawe tersebut. Ayah Cot Trueng berpesan agar dirinya ini benar-benar menjalankan tugasnya dengan penuh amanah. Dalam menjalankan segala rutinitas kerjanya, tambah Ayah Cot Trueng, harus benar-benar mampu membawa perubahan, khususnya dalam mengayomi masyarakat.

Kapolres AKPB Eko Hartanto meminta doa restu kepada Ayah Cot trueng agar senantiasa diberikan diberikan keberkatan dan kesehatan. Ia juga meminta agar senantiasa diberikan kemudahan dalam menjalankan segala amanah yang diembannya selama ini. Sebelum berpamitan, Ayah Cot Trueng mengajaknya untuk meninjau sejumlah sarana dan prasarana dayah yang sedang dibangun.

“Jika dilihat dari jumlah santri yang ada, Dayah Raudhatul Ma’arif ini masih butuh perhatian lebih lanjut. Semoga kunjungan ini menjadi berkah dan sekaligus awal dari semangat kami dalam mengemban amanah ini dengan baik,” pungkasnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT