HomeDaerahAnggota DPRA Desak Tim Investigasi Selidiki Kebocoran Gas Medco

Anggota DPRA Desak Tim Investigasi Selidiki Kebocoran Gas Medco

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Anggota DPR Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky meminta Pemerintah Aceh melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh (DLHK) untuk menyelidiki dugaan kebocoran gas PT. Medco di wilayah Aceh Timur. Selain itu, ia juga meminta turut dilibatkan tim independent dari akademisi untuk diturunkan ke lapangan untuk menyelidik dugaan penyebab kebocoran gas PT. Medco yang menyebabkan sejumlah warga keracunan.

“Kita juga minta untuk sementara sumur minyak yang menyebabkan dugaan Kebocoran agar ditutup sementara,” ujar anggota DPR Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky dalam keterangannya, Senin (25/9/2023).

BACA JUGA :

Forum Geusyik Minta Al Farlaky Perjuangkan Jalan Peureulak-Lokop-Batas Gayo Lues

Warga Aceh Timur Kembali Keracunan Gas, Al Farlaky : PT Medco Tidak Komitmen

Rapat Banggar dan TAPA, Al Farlaky : 3.650 Rumah Yang Sempat Gagal Wajib Diplot Ulang

Politisi Partai Aceh daerah pemilihan Aceh Timur ini juga mendesak PT. Medco harus menanggung semua kerugian yang ditimbulkan terhadap masyarakat. Selain itu, ia juga meminta agar PT. Medco ikut membayar kompensasi kepada warga yang terkena dampak keracunan.

“Makanya tim independent segera diturunkan ke lokasi, sehingga hasil penelitian tanpa intervensi,” ujarnya lagi.

Menurutnya, kasus keracunan gas terhadap warga di sekitar kawasan akibat eksploitasi perusahaan migas PT Medco sudah berulang. Bahkan, kejadian itu bukan yang pertama sekali. Maka, kata dia, seharusnya menajemen perusahaan tersebut dapat belajar dari kasus sebelumnya.

“Saya juga akan minta DLHK Provinsi Aceh segera turun ke lokasi,” ujarnya.

Mantan aktivis mahasiswa ini menyebutkan, jika benar gas tersebut bocor dari perusahaan gas, artinya gas yang keluar adalah gas H2S yang sangat berbahaya jika terhirup.  Dampaknya, masyarakat yang keracunan gas tersebut akan menyebabkan olfactory fatigue atau penurunan fungsi indera penciuman serta sesak nafas.

“Ini harus segera ditangani agar tidak ada warga lain lagi yang terus terkena imbasnya,” pungkasnya. [PARLEMENTARIA]

Stay Connected

16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News