HomeDaerahAksi Lanjutan Aliansi Masyarakat Gayo di DPRK Aceh Tengah Berjalan Tertib dan...

Aksi Lanjutan Aliansi Masyarakat Gayo di DPRK Aceh Tengah Berjalan Tertib dan Kondusif

Acehjurnal.com – Aksi unjuk rasa lanjutan yang digelar Aliansi Masyarakat Gayo (AMG) di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah berlangsung tertib dan kondusif pada Kamis (11/9). Pengawalan ketat dari Kepolisian Resor (Polres) setempat memastikan keamanan selama demonstrasi berlangsung.

Sebanyak 22 orang peserta turun ke jalan sebagai bentuk tindak lanjut dari unjuk rasa sehari sebelumnya. Aksi ini dilakukan karena para demonstran menilai pemerintah daerah belum memberikan tanggapan terhadap tuntutan yang telah disampaikan.

Koordinator Aksi, Gilang Kin Tawar, dalam orasinya menegaskan agar pemerintah daerah lebih serius menangani persoalan masyarakat. “Kami meminta perhatian serius terhadap pengelolaan sumber daya alam, maraknya parkir liar, dan keterbatasan lapangan pekerjaan,” ujarnya.

AMG juga menuntut Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah untuk menandatangani 40 poin permasalahan yang telah disampaikan sebelumnya. Tuntutan ini mencakup berbagai isu strategis yang dihadapi masyarakat Gayo.

Dukungan terhadap aksi tersebut datang dari berbagai elemen masyarakat, termasuk perwakilan Ikatan Pedagang Keliling (IPK). Mereka menyoroti minimnya perhatian pemerintah terhadap nasib pedagang kecil di wilayah tersebut.

Perwakilan masyarakat menilai baik eksekutif maupun legislatif belum maksimal dalam menjalankan amanah rakyat. “Kinerja pemerintah dan DPRK masih perlu ditingkatkan untuk memenuhi aspirasi masyarakat,” tambah salah satu peserta aksi.

Menanggapi unjuk rasa tersebut, Pelaksana Tugas Asisten I Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Aceh Tengah, Drs. Latif Rusdi, M.M., memberikan penjelasan. “Bupati sedang berada di Banda Aceh menghadiri pembahasan kesejahteraan petani bersama Gubernur Aceh,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati disebutkan sedang meninjau pembangunan jembatan di Kecamatan Rusip Antara. Melalui sambungan telepon, Bupati menyatakan kesiapannya untuk menemui massa demonstran pada Senin (15/9/2025).

Wakil Ketua I DPRK Aceh Tengah, Hamdan, S.H., juga menegaskan komitmennya. “Kami akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan masyarakat melalui mekanisme yang berlaku,” tegasnya.

Meski sempat terjadi aksi penyegelan Kantor DPRK dengan rantai dan gembok, massa akhirnya membubarkan diri dengan tertib pada pukul 11.36 WIB. Tidak ada insiden yang mengganggu ketertiban selama aksi berlangsung.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhammad Taufiq, S.I.K., M.H., melalui Kabag Ops Kompol Jerianto Siallagan, memastikan seluruh rangkaian aksi berjalan aman. “Kondisi kondusif tercipta berkat pengawalan humanis personel Polres Aceh Tengah,” ujarnya.

Jerianto menambahkan bahwa sinergi antara personel kepolisian dengan massa aksi turut mendukung terciptanya suasana damai selama penyampaian aspirasi berlangsung.

Sumber: Waspada.id

Stay Connected

16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News