Ajak Perjuangkan Impelentasi MoU Helsinki, Ketua DPRA : Butuh Dukungan Seluruh Bangsa Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – “Memperjuangkan MoU Helsinki dan turunan UUPA secara menyeluruh merupakan tanggungjawab semua bangsa Aceh, bukan untuk kepentingan kelompok-kelompok tertentu,” ucap Ketua DPR Aceh Saiful Bahri alias Pon Yaya di awal pembicaraan dengan AcehJurnal.com via telepon seluler, Jumat (20/5/2022).

Sebagai orang nomor satu di balantika parlementaria, politikus Partai Aceh ini mengajak semua pihak untuk memperjuangkan secara bersama-sama.  Pasalnya,  implementasi MoU Helsinki yang secara operasional telah diatur dalam UUPA dengan tujuannya mengangkat harkat, martabat, serta kesejahteraan Aceh.  Oleh karena, perlu dukungan dari seluruh elemen masyarakat Aceh untuk saling bergandengan tangan dalam memperjuangan segala kekhususan Aceh yang masih terganjal di pusat.

BACA JUGA : JK: MoU Helsinki dan UUPA Landasan Pembangunan Aceh

Pon Yaya menjelaskan, dirinya telah melakukan pertemuan dengan Badan Legislasi (Banleg) DPR Aceh untuk membicarakan poin-poin MoU Helsinki dan turunan UUPA lainnya yang masih belum rampung.

“Semalam kita duduk bersama dengan Banleg DPRA untuk bersama-sama merevisi terkait kewenangan Aceh mana yang sudah rampung atau belum. Kedepannya kita juga menyurati Pemerintah Aceh untuk duduk bersama memperjuangannya bersama-sama,” ujar Saiful Bahri alias Pon Yaya.

Untuk mewujudkannya itu, ia juga turut meminta dukungan Kapolda Aceh, Pangdam Iskandar Muda, Kajati Aceh dan seluruh masyarakat Aceh untuk saling bergandengan tangan memperjuangannya kepada Pemerintah Pusat. Pasalnya, implementasi MoU Helsinki secara menyeluruh merupakan tanggungjawab semua bangsa Aceh, baik yang berada di Aceh, di tingkat nasional, dan di luar negeri.

Meskipun hingga saat ini belum terealisasi secara menyeluruh, namun hasil perundingan MoU Helsinki telah memberikan dampak positif terhadap masyarakat Aceh. Diantaranya adanya akselersi pembangunan, peningkatan ekonomi, mutu pendidikan, kesehatan dan lain-lain.

“Kita bergerak atas nama lembaga DPRA sebagai representatif bangsa Aceh. Hilangkan ego sektoral karena terealisasinya MoU Helsinki secara sempurna, akan membawa dampak dan keuntungan besar bagi semua rakyat Aceh. Mari kita satukan mimpi dan saling merangkul dalam memperjuangkan kekhususan Aceh ini kepada pemerintah pusat,” pungkasnya. [Parlementaria]

Advertisement
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT