Abu Kuta Krueng Ajak Alumni Istiqamat “Beut Seumeubeut”

PIDIE JAYA | ACEHJURNAL.COM – Ulama kharismatik Aceh, Tgk H. Usman Ali atau akrab disapa Abu Kuta Krueng mengajak kepada seluruh alumni Dayah Darul Munawarah agar senantiasa istiqamah dalam aktif dalam mensyiarkan islam. Salah satunya adalah melestarikan tradisi “beut seumeubeut”. Pernyataan ini disampaikan Abu Kuta Krueng dalam tausyiah singkatnya pada rapat koordinasi di kompleks dayah tersebut. Pada perhelatan ini, dihadiri ratusan pimpinan dayah cabang Dayah Darul Munawarah Kuta Krueng pada Rabu (8/7/2020).

Salah satu agenda yang dibahas dalam rakor tersebut adalah kesiapan dayah-dayah dalam menghadapi proses akreditasi yang akan dilaksanakan oleh Badan Akreditasi Dayah Aceh (BADA).

Rapat kordinasi tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Pidie Jaya, Said Mulyadi, dan turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Usamah El-Madny dan Kasubbag Ortala dan KUB Kanwil Kemenag Aceh, Ust. Muhammad Nasril, LC, MA. Keduanya bertindak sebagai materi.

“Dimanapun dan kapanpun supaya tidak meninggalkan aktivitas beut seumeubeut,” pesan Abu Kuta Krueng.

Sementara itu, Abiya Anwar, selaku rais ‘am atau ketua umum Dayah Darul Mumawwarah saat menutup acara, juga menyampaikan kepada seluruh peserta rapat, agar mengingat kembali apa yang menjadi amanah Abu Kuta Krueng. Menurutnya, seluruh alumni harus istaqamah dalam beut seumeubeut.

“Setiap alumni dalam proses beut semeubeutnya, diharapkan untuk mengajarkan kitab-kitab mu’tabarah yang ada dalam kurikulum dayah,” timpal Abiya Anwar.

Para alumni Dayah Darul Munawwarah juga diminta untuk konsisten membumikan ajaran-ajaran ilmu tasawuf, tauhid dan fikih. Sebagaimana yang telah digemakan oleh Abu Mudi melalui majelis pengajian Tastafi di berbagai daerah. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT