Wagub Fadhlullah Pimpin Rapat Bahas Solusi Pembayaran Tanam Tumbuh di Proyek Tol Padang Tiji–Seulimeum

Acehjurnal.com – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah TM Daud memimpin rapat koordinasi membahas penyelesaian pembayaran kompensasi tanam tumbuh pada proyek pembangunan jalan tol Padang Tiji–Seulimeum. Rapat digelar di Kantor Wakil Gubernur Aceh, Rabu (15/5/2024), guna mencari solusi konkret terhadap kendala pembayaran tersebut.

Pertemuan ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai instansi terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh, Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT), PT Hutama Karya selaku pelaksana proyek, serta perwakilan masyarakat pemilik lahan. Rapat difokuskan untuk mengidentifikasi akar permasalahan dan menyusun langkah-langkah percepatan pembayaran.

Fadhlullah TM Daud dalam pemaparannya menekankan pentingnya penyelesaian masalah tanam tumbuh ini. “Pembayaran kompensasi tanam tumbuh harus segera diselesaikan agar tidak menghambat progres pembangunan jalan tol dan demi keadilan bagi masyarakat yang lahannya terdampak,” ujar Wagub Aceh, menegaskan komitmen pemerintah.

Ia menjelaskan bahwa pembayaran kompensasi merupakan kewajiban yang harus dipenuhi sebagai bentuk tanggung jawab kepada pemilik lahan. “Ini menyangkut hak warga. Prosesnya harus transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tambahnya, meminta semua pihak bersinergi.

Rapat tersebut membahas detail teknis terkait mekanisme dan tahapan pembayaran kompensasi tanam tumbuh. Beberapa kendala administrasi dan prosedural yang selama ini menjadi penghambat juga dikaji secara mendalam untuk dicarikan solusinya.

PT Hutama Karya selaku kontraktor proyek menyampaikan laporan perkembangan pembayaran yang telah dilakukan. Perusahaan juga menyampaikan kendala-kendala yang dihadapi di lapangan dalam proses verifikasi dan pencairan dana kompensasi kepada masyarakat.

Dinas PUPR Aceh, sebagai instansi pembina, memberikan masukan dan arahan teknis untuk memastikan proses pembayaran berjalan lancar. Langkah koordinasi yang lebih intensif antara kontraktor, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan dapat memecahkan kebuntuan.

Wakil Gubernur meminta agar semua dokumen dan data pendukung segera dilengkapi oleh pihak-pihak terkait. “Dengan kelengkapan administrasi, proses verifikasi dan pencairan dana dapat dipercepat. Ini untuk kepentingan semua pihak,” pesannya.

Rapat koordinasi ini menghasilkan sejumlah rekomendasi dan langkah tindak lanjut yang akan segera diimplementasikan. Sebuah tim kecil kemungkinan akan dibentuk untuk memantau dan memastikan eksekusi kesepakatan yang telah dicapai dalam rapat.

Diharapkan dengan langkah-langkah konkret ini, pembayaran kompensasi tanam tumbuh dapat segera terselesaikan. Penyelesaian ini tidak hanya mendukung kelancaran proyek strategis nasional tersebut tetapi juga memberikan kepastian hukum dan ekonomi bagi masyarakat.

“Kami berharap tidak ada lagi kendala signifikan setelah ini. Proyek tol Padang Tiji–Seulimeum harus berjalan sesuai jadwal, dan hak-hak masyarakat harus terpenuhi,” tutup Fadhlullah, mengakhiri rapat.

Sumber: Kantor Wakil Gubernur Aceh

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT