Acehjurnal.com – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah TM Daud, secara langsung menampung keluhan masyarakat pemilik lahan garapan yang terdampak pembangunan jalan tol seksi Padang Tiji-Seulimuem. Pertemuan tersebut digelar untuk mendengarkan secara detail persoalan yang dihadapi warga terkait proses ganti rugi lahan.
Dalam pertemuan itu, Wagub Fadhlullah menyatakan komitmen Pemerintah Aceh untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang muncul dalam proses pembangunan infrastruktur strategis ini. Ia menekankan pentingnya dialog langsung dengan pemilik lahan untuk menemukan solusi terbaik bagi semua pihak.
“Kami memahami kekhawatiran dan keluhan yang disampaikan masyarakat. Pemerintah Aceh berkomitmen penuh untuk menyelesaikan setiap persoalan dengan prinsip keadilan dan mengutamakan kepentingan rakyat,” ujar Fadhlullah dalam pertemuan tersebut.
Wagub Aceh itu menjelaskan bahwa pembangunan jalan tol merupakan proyek strategis nasional yang bertujuan meningkatkan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Aceh. Namun demikian, ia menegaskan bahwa hak-hak masyarakat pemilik lahan harus tetap dilindungi dalam pelaksanaannya.
Beberapa pemilik lahan yang hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan berbagai keluhan terkait proses ganti rugi. Mereka berharap adanya penyelesaian yang adil dan transparan sehingga tidak merugikan pihak manapun dalam proses pembangunan infrastruktur ini.
“Kami berterima kasih atas perhatian yang diberikan Wagub Fadhlullah. Semoga dengan adanya pertemuan ini, permasalahan yang kami hadapi dapat segera menemui titik terang,” ungkap salah seorang perwakilan pemilik lahan yang hadir.
Fadhlullah memastikan bahwa setiap keluhan yang disampaikan akan ditindaklanjuti secara serius oleh pemerintah. Ia berjanji akan melakukan koordinasi intensif dengan pihak terkait untuk memastikan penyelesaian yang tepat dan berkeadilan.
Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Aceh untuk memastikan pembangunan infrastruktur berjalan lancar tanpa mengabaikan hak-hak masyarakat. Wagub Fadhlullah berharap melalui dialog seperti ini, semua pihak dapat mencapai kesepahaman yang baik.
“Kami mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya. Ini merupakan bentuk sinergi positif antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Aceh yang lebih baik,” tambah Fadhlullah.
Proses pembangunan jalan tol seksi Padang Tiji-Seulimuem merupakan bagian dari jaringan tol Trans Sumatera yang sedang dikembangkan. Keberadaan infrastruktur ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi percepatan pembangunan di wilayah Aceh.
Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan semua permasalahan yang terkait dengan lahan garapan dapat diselesaikan dengan baik. Pemerintah Aceh berkomitmen untuk terus melakukan pendekatan dialogis dalam menangani setiap persoalan yang muncul di masyarakat.
Sumber: Original Title dan Content yang diberikan



