HomeDaerahKapolda Aceh Sambut Kedatangan Ketua MPR RI dengan Tradisi Peusijuek di Bandara...

Kapolda Aceh Sambut Kedatangan Ketua MPR RI dengan Tradisi Peusijuek di Bandara SIM

Acehjurnal.com – Kepala Kepolisian Daerah Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah menyambut kedatangan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) H. Ahmad Muzani di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar. Penyambutan berlangsung pada Selasa (14/10/2025) sekitar pukul 09.30 WIB.

Kedatangan pimpinan lembaga tinggi negara tersebut disambut dengan prosesi adat peusijuek atau tepung tawar. Tradisi khas Aceh ini merupakan bentuk penghormatan kepada tamu kehormatan yang datang ke bumi Serambi Mekkah.

Prosesi peusijuek dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Aceh dan dihadiri seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh. Hal ini menunjukkan harmonisasi antara pemerintah daerah dengan instansi keamanan dalam menyambut tamu negara.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto menjelaskan bahwa penyambutan ini merupakan bentuk penghormatan institusional. “Penyambutan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada pimpinan lembaga tinggi negara yang berkunjung ke Tanah Rencong,” ujar Joko.

Lebih lanjut Joko menegaskan bahwa kehadiran Ketua MPR RI membawa kebanggaan tersendiri. “Kehadiran Ketua MPR RI di Aceh menjadi kehormatan bagi kita semua,” tambah perwira menengah Polri tersebut.

Melalui momen penyambutan ini, terlihat jelas komitmen bersama dalam menjaga hubungan harmonis. “Kita juga menunjukkan semangat sinergi dan kebersamaan antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat Aceh,” papar Joko.

Prosesi penyambutan berlangsung dengan khidmat dan penuh kekeluargaan. Tradisi peusijuek yang dilaksanakan mencerminkan kearifan lokal masyarakat Aceh dalam menerima tamu penting.

Kedatangan Ketua MPR RI ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara pemerintah pusat dan daerah. Penyambutan dengan tradisi lokal menjadi bukti pelestarian budaya yang tetap dijaga di era modern.

Keikutsertaan seluruh unsur Forkopimda dalam penyambutan menunjukkan kesatuan komando dan koordinasi yang solid di daerah. Hal ini merupakan cerminan tata kelola pemerintahan yang baik di Aceh.

Penyambutan tamu negara dengan tradisi lokal telah menjadi ciri khas Aceh dalam menjaga hubungan kenegaraan. Prosesi peusijuek menjadi simbol doa dan harapan baik untuk kunjungan kerja yang dilakukan.

Melalui momentum ini, Aceh kembali menunjukkan kemampuan dalam menyelaraskan modernitas dengan tradisi. Penyambutan yang berlangsung lancar menjadi bukti kesiapan daerah dalam menerima kunjungan pejabat tinggi negara.

Sumber: Humas Polda Aceh

Stay Connected

16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News