HomeDaerahSekolah Garuda di Aceh Utara Jadi Simbol Pemerataan Pendidikan Nasional

Sekolah Garuda di Aceh Utara Jadi Simbol Pemerataan Pendidikan Nasional

Acehjurnal.com – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Garuda di Aceh Utara merupakan perwujudan nyata visi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul di bidang sains dan teknologi.

Hal tersebut disampaikan Stella Christie saat melakukan kunjungan kerja ke Lhokseumawe, Aceh Utara, pada Kamis (18/7). Ia menjelaskan bahwa Presiden telah lama menekankan pentingnya kehadiran sekolah unggul setingkat SMA sebagai strategi membangun ekonomi nasional berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Sekolah Garuda bukanlah sekolah elit, melainkan wadah untuk menciptakan kesempatan yang merata. Presiden ingin agar putra-putri terbaik bangsa, termasuk dari keluarga prasejahtera dan daerah terpencil, memiliki akses pendidikan unggul,” ujar Stella melalui keterangan resmi yang diterbitkan di Jakarta, Jumat (19/7).

Stella memaparkan dua alasan utama di balik pembangunan Sekolah Garuda. Pertama, kemajuan ekonomi bangsa hanya dapat dicapai dengan fondasi sains dan teknologi yang kuat. Kedua, Indonesia membutuhkan ekosistem pendidikan yang mampu melahirkan talenta unggul di bidang Sains, Teknologi, Teknik/Rekayasa, dan Matematika (STEM).

“Hingga 2029 akan dibangun 20 Sekolah Garuda di luar Jawa sebagai komitmen pemerataan. Jika Aceh Utara terpilih, sekolah ini akan istimewa, karena muridnya berasal dari seluruh Indonesia,” tegasnya.

Konsep Sekolah Garuda, menurut Stella, berdiri di atas tiga pilar utama. Pilar pertama adalah pemerataan akses yang memastikan talenta terbaik mendapatkan kesempatan sama. Pilar kedua berfungsi sebagai inkubator pemimpin bangsa dengan pembentukan karakter kepemimpinan berwawasan global melalui sistem berasrama. Pilar ketiga menekankan prestasi akademik sekaligus pengabdian masyarakat.

“Targetnya jelas, siswa-siswi Sekolah Garuda mampu menembus perguruan tinggi terbaik dunia. Negara bahkan menyiapkan beasiswa penuh bagi 80 persen siswa selama menempuh pendidikan di SMA hingga kuliah di universitas terbaik dunia, baik di dalam maupun luar negeri,” jelas Stella.

Selain pengembangan SDM, Stella juga menyoroti dampak ekonomi dan sosial dari kehadiran sekolah berasrama nasional tersebut. Kehadiran Sekolah Garuda diproyeksikan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui kebutuhan logistik, akomodasi, serta kunjungan orang tua siswa.

Fasilitas sekolah juga dirancang terbuka bagi masyarakat sekitar, sementara tenaga kerja lokal akan diutamakan dalam proses pembangunan dan operasional sekolah.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Sekolah Garuda di wilayahnya. Ia menyebutkan bahwa daerahnya memiliki lokasi strategis, infrastruktur memadai, serta lahan seluas 21 hektare yang siap dialokasikan untuk pembangunan sekolah.

Rencananya, Sekolah Garuda akan dibangun di lokasi yang diusulkan dekat dengan rumah sakit, kantor pemerintahan, hingga bandara. Menurut Ismail, keberadaan Sekolah Garuda akan menjadi simbol pemerataan pendidikan sekaligus menyiapkan generasi unggul berbasis sains dan teknologi.

“Aceh Utara memiliki sejarah panjang sebagai pusat peradaban dan kontribusi besar bagi bangsa, mulai dari kerajaan Samudera Pasai hingga peran penting dalam perjuangan kemerdekaan. Kini, dengan hadirnya Sekolah Garuda, kami melihat kesinambungan sejarah itu,” pungkas Ismail A. Jalil.

Sumber: ANTARA

Stay Connected

16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News