HomeDaerahPimpinan Pesantren di Aceh Utara Ditangkap atas Dugaan Perkosa Santri Bawah Umur

Pimpinan Pesantren di Aceh Utara Ditangkap atas Dugaan Perkosa Santri Bawah Umur

Acehjurnal.com – Seorang pimpinan pesantren di Aceh Utara berinisial T (35) ditangkap polisi atas dugaan memperkosa santri perempuan di bawah umur. Pelaku yang akrab disapa Walid itu diduga melecehkan anak didiknya setelah menuduh korban melakukan panggilan video dengan seorang pria.

Kasat Reskrim Polres Aceh Utara, AKP Boestani, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut bermula ketika korban berusia 16 tahun dipanggil menghadap pelaku di rumahnya di kompleks pesantren. Pemanggilan itu dilakukan dengan alasan pemberian hukuman.

“Kejadian itu terjadi pada 19-20 Agustus lalu. Setiba di lokasi, pelaku meminta korban melayani nafsu bejatnya,” jelas Boestani kepada wartawan, Selasa (16/9/2025).

Usai melampiaskan nafsunya, pelaku bahkan mengancam korban agar tidak menceritakan kejadian tersebut kepada siapapun. Saat kejadian, pelaku yang telah beristri dan memiliki anak sedang sendirian di rumah.

Kasus ini baru terungkap pada 28 Agustus lalu, setelah korban dan santri lainnya diizinkan pulang ke rumah masing-masing. Ketika bertemu orang tuanya, korban menceritakan peristiwa pelecehan yang dialaminya.

Kakak korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Aceh Utara pada Sabtu, 6 September. Polisi segera melakukan penyelidikan mendalam terkait laporan tersebut.

Setelah melalui proses investigasi, pelaku akhirnya ditangkap pada Selasa (9/9) malam. Polisi juga mengimbau santri lain yang mungkin menjadi korban untuk segera melapor.

“Atas perbuatannya, T alias Walid dijerat dengan tindak pidana jarimah pemerkosaan dan pelecehan seksual terhadap anak, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50 Jo Pasal 47 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat,” tegas Boestani.

Lebih lanjut Boestani menambahkan, “Perbuatan ini sangat mencoreng martabat seorang pimpinan dayah yang seharusnya menjadi pengayom, pelindung, dan guru bagi para santri.”

“Alih-alih memberi teladan, ia justru tega merusak kehormatan anak didiknya dengan tindakan tak terpuji,” sambungnya menegaskan.

Sumber: (astj/astj)

Stay Connected

16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News