HomeDaerahAkademisi Dorong Bank Aceh Tingkatkan Pembiayaan untuk UMKM dan Sektor Rakyat

Akademisi Dorong Bank Aceh Tingkatkan Pembiayaan untuk UMKM dan Sektor Rakyat

Acehjurnal.com – Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Ar-Raniry, Profesor Hafas Furqani, menekankan pentingnya peran Bank Aceh dalam memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pertanian, perkebunan rakyat, serta nelayan. Pernyataan ini disampaikan dalam wawancara dengan media pada Senin, 15 September 2025.

Menurut Profesor Hafas, selama ini penyaluran pembiayaan oleh Bank Aceh masih didominasi oleh sektor korporasi dibandingkan dengan usaha kecil. Padahal, sebagai bank penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR), institusi ini diharapkan dapat memberikan kemudahan akses bagi masyarakat kelas menengah ke bawah.

“Masyarakat kelas menengah ke bawah sangat mengharapkan pembiayaan kecil tanpa agunan. Jika Bank Aceh dapat melakukan hal tersebut, dampaknya akan lebih terasa,” ujar Profesor Hafas.

Dia mengakui bahwa Bank Aceh telah memberikan pembiayaan, namun nilainya masih relatif kecil dibandingkan dengan sektor korporasi. Meski demikian, hal ini tetap menjadi catatan positif mengingat bank tersebut telah berperan sebagai penyalur KUR.

“Masalahnya, banyak pelaku UMKM yang tidak mampu mengakses pembiayaan karena keterbatasan agunan,” jelasnya.

Profesor Hafas menambahkan, KUR merupakan dana yang telah disubsidi oleh pemerintah. Oleh karena itu, Bank Aceh dinilai perlu memberikan kelonggaran tertentu agar masyarakat UMKM tidak menghadapi persyaratan agunan yang terlalu ketat.

“Mungkin Bank Aceh perlu memberikan sedikit kelonggaran, agar masyarakat UMKM tidak terlalu dibebani dari segi agunannya,” katanya.

Selain itu, dia menegaskan bahwa kepatuhan syariah di Bank Aceh tidak boleh hanya terbatas pada akad, tetapi harus diwujudkan dalam etika layanan, transparansi, dan keadilan bagi nasabah.

“Prinsip kepatuhan syariah harus dijaga. Namun, jangan hanya dipahami dari segi akad, melainkan juga mencakup etika syariah seperti memberikan pelayanan terbaik, kenyamanan, kelancaran, kemudahan bertransaksi, keamanan, keadilan, dan transparansi,” tegas Profesor Hafas.

Dia menambahkan bahwa semua aspek tersebut merupakan bagian dari nilai syariah yang harus dipertahankan oleh bank syariah. Dengan demikian, peran Bank Aceh tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi inklusif di Aceh.

(Sumber: AJNN, 15 September 2025)

Stay Connected

16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News