Acehjurnal.com – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem meminta pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi Republik Indonesia (Kemenkop RI) menjadikan Aceh sebagai daerah prioritas dalam program penguatan koperasi. Hal ini disampaikan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di provinsi berjuluk Tanah Rencong tersebut.
Permintaan tersebut disampaikan Mualem secara langsung dalam pertemuan dengan Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono di Jakarta, Senin (13/11). Pertemuan ini bertujuan meminta dukungan penuh pemerintah pusat terhadap pengembangan sektor koperasi di Aceh.
Dalam pernyataannya yang diterima di Banda Aceh, Mualem menegaskan bahwa koperasi harus menjadi prioritas utama dalam membangun kesejahteraan dan perekonomian rakyat Aceh. “Koperasi harus ditempatkan sebagai prioritas utama dalam membangun kesejahteraan dan perekonomian masyarakat Aceh. Maka, pentingnya penguatan koperasi sesuai dengan pilar-pilar fundamental,” ujar Mualem.
Gubernur menjelaskan bahwa penguatan koperasi perlu dilakukan melalui empat pilar utama, yaitu kelembagaan, usaha, keuangan, dan pengawasan. Menurutnya, keempat aspek ini menjadi kunci untuk membangun koperasi yang modern dan berkelanjutan di Aceh.
Selain itu, Mualem juga menekankan pentingnya perhatian khusus terhadap aspek pendidikan, swadaya, solidaritas, dan inovasi, khususnya bagi koperasi kredit. Ia meyakini bahwa penguatan di sektor ini akan memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian rakyat.
Mualem mengungkapkan alasan Aceh layak menjadi prioritas, mengingat provinsi ini sedang dalam proses memperkuat ekonomi kerakyatan. “Dengan adanya perhatian penuh dari pemerintah pusat, kita optimistis Aceh dapat menjadi salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi yang baik dan masyarakat lebih sejahtera,” kata dia.
Menanggapi permintaan tersebut, Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono menyambut baik langkah Pemerintah Aceh dalam memperkuat sektor koperasi. Ferry berkomitmen untuk menjalin sinergi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan pengembangan koperasi di Aceh.
“Kami siap mendukung upaya penguatan koperasi di Aceh. Koperasi yang sehat dan modern dapat menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat,” tegas Ferry Juliantono dalam pertemuan tersebut.
Pertemuan antara Gubernur Aceh dan Menteri Koperasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk terciptanya kolaborasi strategis antara pemerintah pusat dan daerah. Sinergi ini diyakini akan mempercepat pengembangan koperasi sebagai tulang punggung perekonomian di Aceh.
Dukungan Kemenkop RI dinilai sangat penting mengingat Aceh memiliki potensi besar dalam pengembangan koperasi, terutama di sektor pertanian, perikanan, dan usaha mikro yang menjadi andalan masyarakat.
Dengan menjadi daerah prioritas, Aceh berharap dapat mendapatkan pendampingan, pembinaan, dan akses permodalan yang lebih baik untuk mengembangkan koperasi yang sehat dan berdaya saing.
Langkah ini sejalan dengan visi Pemerintah Aceh untuk membangun ekonomi kerakyatan yang berbasis pada potensi lokal dan pemberdayaan masyarakat melalui kelembagaan koperasi yang kuat.
Sumber: ANTARA



