Acehjurnal.com – Bupati Aceh Besar, Syech Muharram, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Aceh, Rabu (15/3/2023). Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam pengawasan pembangunan di wilayah Kabupaten Aceh Besar.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Syech Muharram menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. “Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan untuk pembangunan dapat dipertanggungjawabkan dan tepat sasaran,” ujar Syech Muharram.
Ia menekankan pentingnya peran BPKP dalam mendukung efektivitas program pembangunan yang sedang berjalan. “Dengan pengawasan yang ketat, kami berharap dapat meminimalisir penyimpangan dan meningkatkan kualitas hasil pembangunan,” tambahnya.
Kepala Perwakilan BPKP Aceh, Dr. Ahmad Rizki, M.Acc., menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan BPKP sangat penting untuk mewujudkan tata kelola yang baik. “Kami siap mendukung Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dalam pengawasan dan konsultasi terkait pengelolaan keuangan dan pembangunan,” kata Rizki.
Rizki juga mengapresiasi inisiatif Bupati Aceh Besar yang proaktif dalam memperkuat sistem pengawasan. “Ini menunjukkan keseriusan pemda dalam mewujudkan pembangunan yang bersih dan berkualitas,” ucapnya.
Pertemuan tersebut membahas sejumlah rencana konkret, termasuk peningkatan kapasitas aparatur pengawasan internal pemda. “Kami akan mengoptimalkan peran Inspektorat daerah dengan bimbingan teknis dari BPKP,” jelas Syech Muharram.
Selain itu, kedua pihak sepakat untuk melakukan koordinasi rutin dalam memantau proyek-proyek strategis. “Dengan sinergi yang baik, kami yakin target pembangunan Aceh Besar dapat tercapai secara optimal,” tandas Rizki.
Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk mempercepat realisasi program prioritas daerah. “Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari output, tetapi juga dari proses yang transparan dan akuntabel,” pungkas Bupati.
Rencana tindak lanjut akan segera diimplementasikan melalui nota kesepahaman antara kedua institusi. “Dalam waktu dekat, kami akan menyusun program kerja sama yang lebih terstruktur,” tutup Rizki.
Sumber: Humas Pemkab Aceh Besar



