Acehjurnal.com – Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga dan inflasi di wilayah tersebut. Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi yang digelar di Banda Aceh, Selasa (23/5).
Gubernur menekankan pentingnya peran aktif TPID dalam memantau dan mengendalikan harga berbagai komoditas pokok. “Kita harus waspada terhadap gejolak harga yang dapat memicu inflasi dan memberatkan masyarakat,” ujarnya.
Nova menjelaskan bahwa antisipasi dini diperlukan untuk mencegah dampak negatif terhadap perekonomian dan daya beli masyarakat Aceh. Menurutnya, koordinasi yang solid antarinstansi sangat krusial dalam merespons dinamika perekonomian.
“TPID harus bergerak cepat dan responsif. Pemantauan di pasar-pasar tradisional dan modern harus dilakukan secara rutin,” tambah Gubernur. Ia juga meminta agar data inflasi dipantau secara real-time untuk memudahkan pengambilan kebijakan.
Selain itu, Nova meminta jajarannya untuk memperkuat sinergi dengan Bank Indonesia Perwakilan Aceh serta Badan Pusat Statistik (BPS). “Kolaborasi dengan BI dan BPS penting untuk mendapatkan data yang akurat dan analisis yang mendalam,” jelasnya.
Gubernur berharap, dengan langkah antisipatif ini, Aceh dapat menjaga stabilitas harga dan inflasi tetap terkendali. “Tujuannya adalah agar perekonomian daerah tetap tumbuh dan masyarakat merasa terlindungi,” pungkasnya.
Sumber: Kantor Berita Pemerintah Aceh



