Acehjurnal.com – Gubernur Aceh meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk mengantisipasi potensi lonjakan inflasi di wilayah tersebut. Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi yang digelar untuk membahas strategi stabilisasi harga.
Gubernur menekankan pentingnya peran aktif TPID dalam memitigasi dampak kenaikan harga terhadap masyarakat. “Kita harus bekerja cepat dan tepat untuk menjaga daya beli masyarakat tetap terjaga,” ujarnya, seperti dikutip dari pertemuan tersebut.
Langkah antisipasi dinilai penting mengingat tren ekonomi global dan nasional yang dapat memengaruhi stabilitas harga di tingkat daerah. Gubernur meminta seluruh anggota TPID meningkatkan koordinasi dan pengawasan.
Selain itu, dia juga menginstruksikan untuk memperkuat sistem pemantauan harga di pasar-pasar tradisional dan modern. “Pemantauan harus dilakukan secara rutin dan responsif terhadap setiap perubahan harga,” tambahnya.
Gubernur berharap, dengan langkah-langkah strategis tersebut, inflasi di Aceh dapat dikendalikan secara optimal. Dia memastikan bahwa pemerintah daerah akan mendukung penuh setiap inisiatif TPID.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh perwakilan dari berbagai instansi terkait, termasuk Dinas Perdagangan, Bank Indonesia Perwakilan Aceh, serta Badan Pusat Statistik. Mereka sepakat untuk memperkuat sinergi dalam pengawasan inflasi.
Sumber: Kantor Berita Pemerintah Aceh.



