HomeDaerahKakanwil Kemenag Aceh Paparkan Tiga Manfaat Program Limit Mengaji bagi Pelajar

Kakanwil Kemenag Aceh Paparkan Tiga Manfaat Program Limit Mengaji bagi Pelajar

Acehjurnal.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs H Azhari MSi, menyebutkan tiga manfaat utama dari gerakan Lima Belas Menit (Limit) Mengaji bagi siswa. Hal tersebut disampaikan saat melakukan pemantauan langsung pelaksanaan program di MAN 1 Banda Aceh dan SMAN 3 Banda Aceh, Kamis (28/8/2025).

Pemantauan dilakukan bersama Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Dr Marthunis ST DEA. Kunjungan ini bertujuan memastikan efektivitas program dalam meningkatkan kemampuan membaca Alquran serta membiasakan pelajar memulai aktivitas belajar dengan nilai-nilai religius.

“Manfaat gerakan Limit Mengaji sangat besar. Pertama, membentuk generasi Aceh yang Qurani. Kedua, berdasarkan penelitian, siswa yang membaca Alquran lebih mudah memahami pelajaran dan lebih tenang. Ketiga, anak-anak sudah siap di kelas ketika pelajaran dimulai,” jelas Azhari.

Program ini merupakan hasil kolaborasi Kementerian Agama dengan Pemerintah Aceh, yang telah diluncurkan oleh Penjabat Gubernur Aceh pada bulan Ramadan sebelumnya. Azhari menegaskan, tujuan utamanya adalah membiasakan seluruh pelajar Aceh membaca Alquran sebelum memulai jam pelajaran.

“Kita hadir ke sekolah dan madrasah untuk memantau gerakan mengaji 15 menit sebelum jam pertama. Tujuannya agar semua anak Aceh, dari SD sampai SMA, MI sampai Madrasah Aliyah, terbiasa membaca Alquran sebelum belajar,” ujarnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh kepala madrasah, kepala sekolah, dewan guru, wali kelas, dan guru pembimbing yang telah mendukung penuh program ini. “Intinya, kita ingin semua generasi Aceh ke depan bisa membaca dan mengamalkan Alquran,” tambah Azhari.

Sementara itu, Kadisdik Aceh Marthunis menyampaikan bahwa kegiatan ini sekaligus memastikan implementasi Instruksi Gubernur Aceh Nomor 1 Tahun 2025 tentang pembiasaan membaca kitab suci sebelum pelajaran dimulai.

Meski program berfokus pada siswa Muslim membaca Alquran, Marthunis mengungkapkan bahwa di SMAN 3 Banda Aceh, siswa non-Muslim juga membaca kitab sucinya masing-masing di dalam kelas pada waktu yang sama.

“Yang unik, walaupun kegiatannya membaca Alquran bagi siswa Muslim, untuk siswa beragama lain, kita lihat di SMA 3 mereka juga membaca Alkitab. Kegiatan ini tidak hanya untuk satu agama, tapi membiasakan semua siswa membaca kitab sucinya,” jelas Marthunis.

Dia menambahkan, dengan membiasakan membaca kitab suci, siswa diharapkan lebih tenang, siap menerima pelajaran, serta memiliki karakter kuat berdasarkan nilai budi pekerti yang terkandung dalam kitab sucinya.

Selain pemantauan langsung oleh Kakanwil dan Kadisdik, monitoring juga dilakukan tim Bidang Pendidikan Agama Islam Kanwil Kemenag Aceh di sejumlah sekolah dan madrasah di Banda Aceh, Aceh Besar, dan Aceh Jaya. Laporan disampaikan secara daring melalui Zoom.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kabid PAI Kanwil Kemenag Aceh Dr Hj Aida Rina Elisiva BAcc MM, Kabid Pendidikan Madrasah H Khairul Azhar SAg MSi, serta para kepala sekolah dan madrasah.

Sumber: Kemenag Aceh

Stay Connected

16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News