HomeDaerahBNPB Kerahkan Helikopter Black Hawk untuk Redam Kebakaran Hutan di Aceh Selatan

BNPB Kerahkan Helikopter Black Hawk untuk Redam Kebakaran Hutan di Aceh Selatan

Acehjurnal.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merespon cepat kebakaran hutan yang melanda Kabupaten Aceh Selatan dengan mengerahkan helikopter Black Hawk untuk melakukan operasi waterbombing. Kebakaran yang terjadi pada Kamis (28/8/2025) tersebut telah menghanguskan lebih dari 70 hektare lahan di Kecamatan Bakongan.

Tiga desa terdampak yaitu Gampong Ujong Mangki, Padang Beurahan, dan Ujung Padang dilaporkan menghadapi kondisi asap tebal dan hembusan angin kencang yang mempercepat perluasan titik api. Kondisi cuaca ini dinilai memperparah upaya pemadaman yang dilakukan oleh petugas di lapangan.

Respon cepat BNPB ini disampaikan langsung oleh Deputi III Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan. “Kami segera mengerahkan helikopter Black Hawk untuk melakukan waterbombing guna menahan laju kebakaran,” ujar Budi Irawan melalui keterangan resminya.

Pengoperasian helikopter Black Hawk dilakukan setelah pemerintah Kabupaten Aceh Selatan secara resmi meminta dukungan penanganan darurat kepada BNPB. Permintaan bantuan ini disampaikan mengingat luasnya area kebakaran dan kondisi lapangan yang sulit dijangkau oleh tim darat.

“BNPB selalu siap memberikan dukungan maksimal dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan. Koordinasi dengan pemerintah daerah terus kami lakukan untuk memastikan operasi berjalan efektif,” tambah Budi Irawan menjelaskan komitmen institusinya.

Operasi waterbombing difokuskan pada titik-titik api yang masih aktif dan berpotensi meluas ke area permukiman warga. Helikopter Black Hawk yang dikerahkan memiliki kapasitas tangki air yang besar untuk memaksimalkan efektivitas pemadaman.

Masyarakat di sekitar lokasi kebakaran dihimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas lapangan. “Kami mengimbau warga untuk menghindari area kebakaran dan menggunakan masker untuk mengurangi dampak kesehatan akibat asap,” pesan Budi Irawan.

Upaya pemadaman juga melibatkan personel gabungan dari BPBD Aceh Selatan, Manggala Agni, dan relawan setempat. Mereka bekerja sama melakukan pemadaman darat sambil memantau perkembangan operasi udara dari helikopter Black Hawk.

Penyebab kebakaran hutan seluas 70 hektare tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Diduga kuat kebakaran dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem dan faktor manusia, meskipun investigasi lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan penyebab pastinya.

BNPB berkomitmen untuk terus memantau perkembangan penanganan kebakaran hingga dinyatakan benar-benar padam. “Kami akan terus berkoordinasi dengan semua pihak hingga situasi benar-benar aman,” tegas Budi Irawan menutup pernyataannya.

Sumber: Waspada Aceh

Stay Connected

16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News