Acehjurnal.com – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh memfasilitasi rencana investasi dalam dua sektor strategis, yaitu budidaya ayam petelur dan pembangunan pabrik refinery minyak sawit. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja baru di provinsi tersebut.
Kepala DPMPTSP Aceh, melalui pernyataan resminya, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan calon investor. “Kami telah memfasilitasi proses perizinan dan memberikan kemudahan agar rencana investasi ini dapat segera direalisasikan,” ujarnya.
Investasi pada sektor budidaya ayam petelur diharapkan dapat meningkatkan produksi telur di Aceh, yang selama ini masih bergantung pada pasokan dari luar daerah. Proyek ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga berpotensi untuk ekspor.
Sementara itu, rencana pembangunan pabrik refinery minyak sawit dinilai akan menambah nilai tambah bagi komoditas kelapa sawit Aceh. Dengan adanya pabrik pengolahan, hasil perkebunan dapat diolah lebih lanjut di dalam provinsi, bukan hanya diekspor dalam bentuk bahan mentah.
Kedua investasi ini diperkirakan akan menyerap tenaga kerja dalam jumlah signifikan, baik selama masa konstruksi maupun saat operasional nanti. Hal ini sejalan dengan program pemerintah untuk mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
DPMPTSP Aceh menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan iklim investasi yang kondusif. Berbagai terobosan dalam pelayanan perizinan terus dilakukan untuk memastikan kemudahan berinvestasi di Aceh.
“Kami berharap dengan realisasi investasi ini, dapat memicu multiplier effect bagi perekonomian Aceh, mulai dari sektor hulu hingga hilir,” tambahnya. Dukungan penuh juga diberikan untuk memastikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Fasilitasi yang diberikan mencakup pendampingan dalam penyiapan dokumen, percepatan perizinan, serta koordinasi dengan dinas terkait. Pendekatan satu pintu ini diharapkan dapat meminimalisir kendala yang sering dihadapi oleh investor.
Keberhasilan menarik investasi di dua sektor ini dianggap sebagai pencapaian positif dalam upaya pemulihan ekonomi pascapandemi. Pemerintah Aceh optimistis dapat terus menarik lebih banyak investasi serupa di masa depan.
Dengan bertumbuhnya sektor peternakan dan pengolahan, ketahanan pangan dan ekonomi daerah juga akan semakin kuat. Langkah strategis ini diharapkan mampu mendorong Aceh menjadi provinsi yang lebih mandiri dan sejahtera.
Sumber: CMS_Setting(‘tagline’)



