Acehjurnal.com – Sebanyak puluhan gempa bumi terjadi di berbagai wilayah Indonesia dalam kurun waktu kurang dari 12 jam, mulai Rabu (20/8/2025) malam hingga Kamis (21/8/2025) pagi. Rangkaian gempa ini diawali oleh gempa berkekuatan Magnitudo 4,9 yang berpusat di 14 km Tenggara Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada pukul 19.54 WIB.
Gempa utama di Bekasi tersebut dilaporkan terasa hingga wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), Pelabuhan Ratu, dan Bandung. “Gempa susulan di Kabupaten Bekasi juga tercatat beberapa kali sejak pukul 20.16 WIB,” seperti dilaporkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Selain di Jawa Barat, aktivitas seismik juga terjadi di berbagai provinsi. Pada pukul 20.22 WIB, gempa Magnitudo 3,3 mengguncang wilayah 42 km barat Enggano, Bengkulu. Disusul gempa Magnitudo 2,7 di 72 km Laut Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada pukul 21.20 WIB.
BMKG kembali mencatat gempa di Pulau Jawa pada pukul 21.47 WIB, tepatnya di 20 km timur laut Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Beberapa menit kemudian, tepatnya pukul 22.00 WIB, gempa Magnitudo 2,2 terjadi di Purwakarta, Jawa Barat.
Wilayah Indonesia bagian tengah juga mengalami guncangan. Pada pukul 22.37 WIB, gempa Magnitudo 2,1 tercatat di 22 km barat laut Poso, Sulawesi Tengah. Dua menit berselang, Kabupaten Bekasi kembali diguncang gempa susulan dengan kekuatan Magnitudo 3,8.
Aktivitas gempa terus berlanjut hingga dini hari. Sekitar pukul 00.28 WIB, gempa Magnitudo 3,6 mengguncang 64 km timur laut Sumbawa, NTB. Gempa Magnitudo 3,3 juga terjadi di 149 km tenggara Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada pukul 00.47 WIB.
Gempa dengan kekuatan terbesar dalam periode tersebut terjadi di Aceh pada pukul 04.39 WIB. “Gempa ini memiliki kekuatan Magnitudo 5 dengan pusat di 457 km barat daya Calang, Aceh Jaya,” jelas BMKG melalui rilis resminya.
BMKG memberikan imbauan resmi kepada masyarakat. “Masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” tulis BMKG. Masyarakat diminta mengakses informasi hanya melalui kanal komunikasi resmi BMKG yang terverifikasi.
Kanal resmi tersebut meliputi media sosial @infoBMKG di Instagram dan Twitter, website https://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id, serta melalui Mobile Apps wrs-bmkg atau infobmkg yang tersedia untuk IOS dan Android.
Sumber: CNBC Indonesia



