Acehjurnal.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat mengirimkan 10 santri terbaik untuk mengikuti Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) tingkat Provinsi Aceh tahun 2025. Ajang kompetisi ini akan digelar di Banda Aceh pada 19-22 Agustus 2025 mendatang.
Bupati Aceh Barat Tarmizi menyatakan harapannya agar para peserta mampu memberikan hasil terbaik. “Semoga seluruh kafilah dapat memberikan hasil terbaik untuk Kabupaten Aceh Barat,” ujar Tarmizi di Meulaboh, Selasa (11/6).
Kesepuluh santri tersebut terdiri dari lima putra dan lima putri yang akan berlomba di lima cabang tingkat Wustha. Cabang yang dipertandingkan meliputi Nahw, Akhlak, Tafsir, Ushul Fikih, dan Tauhid.
Menurut Tarmizi, MQK merupakan ajang penting bagi santri untuk menunjukan kemampuan intelektual, khususnya dalam memahami kitab klasik berbahasa Arab. “Ini ruang kompetisi positif bagi santri untuk menunjukkan kapasitas dalam membaca, memahami, dan menyampaikan isi kutub turats (kitab kuning),” jelasnya.
Bupati juga berharap kegiatan ini dapat memperkuat tradisi keilmuan dayah sekaligus menumbuhkan semangat perdamaian global. Persiapan telah dilakukan selama dua pekan sebelum keberangkatan.
Kepala Bidang SDM Dinas Syariat Islam Aceh Barat Hendra menyatakan kesiapan para peserta. “Kami optimis dengan kemampuan santri tahun ini. Mereka sudah dipersiapkan secara intensif,” kata Hendra.
Hendra menambahkan, para santri siap bersaing secara optimal dengan perwakilan kabupaten/kota lain. “Insyaallah Aceh Barat dapat meraih posisi terbaik di MQK provinsi ini,” ujarnya.
Pelepasan kafilah dilakukan di Kantor Bupati Aceh Barat. Acara ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung perkembangan dunia dayah dan pendidikan Islam di wilayah tersebut.
Sumber: Republika.co.id



