BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) dari Uni Emirat Arab, Mubadala Energy, mengumumkan penemuan cadangan gas kedua di Blok South Andaman. Titik cadangan gas itu terletak di sekitar 65 kilometer (km) lepas pantai utara Sumatra.
“Temuan gas ini berasal dari sumur eksplorasi laut dalam Tangkulo-1 yang sebelumnya sudah dibor. Penemuan ini menandai sumur laut dalam kedua yang dioperasikan Mubadala Energy,” ujar Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengutip keterangan mediaindonesia.com.
Sebelumnya pada akhir 2023, Mubadala Energy telah berhasil menemukan cadangan gas dari sumur Eksplorasi Layaran-1 South Andaman, sekitar 100 km lepas pantai utara Sumatra.
Dwi mengungkapkan rangkaian temuan gas tersebut menegaskan potensi sumber daya alam yang begitu besar di Andaman. Jika temuan sebelumnya memiliki potensi 6 triliun kaki kubik (trillion cubic feet/TCF) gas in place, potensi temuan baru kali ini mencapai 8 TCF gas in place.
Sementara, Pj Gubernur Aceh Bustami Hamzah optimis temuan baru Mubadala Energy di Sumur Tangkulo-1 akan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat Aceh.
Hal tersebut disampaikan oleh Bustami kepada awak media, usai menerima audiensi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) di ruang rapat Meuligoe Gubernur Aceh, Jum’at (17/5/2024).
“Insya Allah, temuan baru dari Mubadala ini akan memberikan manfaat ekonomi bagi Aceh. Sebagaimana diketahui, jika onshore di atas 12 mil laut, maka pembagiannya kan 70:30. Jadi, atas temuan besar ini bagi hasilnya adalah Aceh akan mendapatkan 30 persen keuntungan,” ujar Bustami.
Bustami berharap, dengan adanya temuan cadangan gas baru ini akan membangkit ekonomi bagi Aceh. Hasil temuan cadangan ini tentu saja Aceh masih ada harapan untuk berkontribusi di sektor Migas serta mampu mensejahterakan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut Rikky Rahmat Firdaus menjelaskan, temuan ini akan menjadi boosting project ekonomi baru di masa yang akan datang.
“Oleh karena itu, kami bersama Pemerintah Aceh akan selalu mengupayakan ini akan memberikan kebermanfaatan bagi seluruh masyarakat. Jadi, tidak ada cerita bahwa hasil dari kegiatan ini tidak sampai ke seluruh masyarakat daerah. Nantinya, kami bersama Pemerintah Aceh kami akan mengawal itu semua,” ujar Rikky.
Dalam pertemuan itu, Rikky Rahmat firdaus yang turut didampingi oleh Koordinator Formalitas dan Komunikasi SKK Migas sumbagut Muhammad Rochaddy, Field manager Pertamina Zona 1 Field NSO Heri Prayogo, Field manager Pertamina Zona 1 Field Rantau Despredi Akbar, Manajemen Harbour Energy Andri Kristianto dan Adi serta Manajemen Mubadala Petroleum Nadia dan Rully Bernaputra, menjelaskan tentang temuan Mubadala dan langkah -langkah yang akan dilakukan selanjutnya serta berbagai hal teknis lainnya.
Sebagaimana diketahui, SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Mubadala Energy telah mengumumkan penemuan gas yang signifikan di 65 kilometer lepas pantai Aceh Utara-Lhokseumawe, tepatnya di Sumur Tangkulo-1 di South Andaman.
Rikky menjelaskan, penemuan berurutan dengan potensi lebih dari 2 TCF gas-in-place pada sumur Tangkulo-1 yang dibor hingga kedalaman 3.400 meter pada kedalaman laut 1.200 meter ini menempatkan Blok South Andaman sebagai salah satu gas plays terpenting di dunia. []