SUBULUSSALAM | ACEHJURNAL.COM – Musibah angin putting beliung menerjang wilayah Kota Subulussalam, Selasa (19/9/2023). Peristiwa yang sempat membuat warga panik tersebut terjadi akibat cuaca ektrem.
Berdasarkan data resmi diperoleh Badan Penanggulan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), 101 unit rumah warga rusak diterjang angin putting beliung. Disusul satu unit sekolah dan dua unit mushalla di Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam.
“Ada 101 rumah, 1 sekolah dan 2 mushalla di Kecamatan Simpang Kiri, Subulussalam yang rusak akibat angin puting beliung,” ujar Kepala Pelaksana BPBA, Ilyas dalam keterangannya.
Secara terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Subulussalam, Adita Karya mengatkan, hingga saat ini pihaknya masih menginventarisir kerusakan bangunan-bangunan rumah milik warga.
“Iya benar. Musibah angin puting beliung terjadi akibat hujan disertai petir dan angin kencang pada Selasa (19/9/2023) pukul 16.30 WIB,” ujar Adita Karya kepada AcehJurnal.com via telepon seluler, Kamis (21/9/2023) malam.
Adita menjelaskan, selain merusak sejumlah bangunan milik warga, sejumlah pohon juga ikut tumbang di sejumlah titik akibat diterjang angin puting beliung. Hingga saat ini, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Ia menghimbau kepada warga agar tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih terjadi dalam beberapa hari terakhir.
“Kita himbau kepada masyarakat agar lebih waspada karena berpotensi terjadinya hujan lebat disertai petir dan angin kencang akibat cuaca ektrem. Salah satu dampaknya akan berpotensi banjir dan tanah longsor. Untung sementara waktu, kita himbau warga untuk mengungsi dulu ke daerah aman, seperti ke rumah kerabat,” pungkasnya. []