HomeDaerahFestival Gampong Wisata Lubok Sukon Digelar, Nostalgia Kesenian Aceh Tempo Dulu

Festival Gampong Wisata Lubok Sukon Digelar, Nostalgia Kesenian Aceh Tempo Dulu

ACEH BESAR | ACEHJURNAL.COM – Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menggelar festival Gampong Wisata Lubok Sukon. Festival yang bertema “Woe Bak Asai” ini dihelatkan mulai 27 hingga 28 Agustus 2002 di lapangan bola kaki Gampong Lubok Sukon, Aceh Besar.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Almuniza Kamal mengatakan, festival desa wisata merupakan serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk mempromosikan desa-desa wisata di Aceh.

“Sebagai salah satu strategi promosi pariwisata, kegiatan festival merupakan event yang banyak digelar dengan tujuan untuk promosi kebudayaan dan destinasi pariwisata suatu daerah,” ujar Kadisbudpar Aceh Almuniza Kamal.

Hal senada juga juga disampaikan Kepala Bidang Pengembangan Destinasi, Munawir Arifin. Menurutnya, perkembangan desa wisata di Aceh terus meningkat. Munawir menjelaskan, saat ini tercatat ada 41 desa wisata pada tahun 2022 yang tersebar di 23 kabupaten/kota di Aceh.

“Desa wisata merupakan salah satu bentuk integrasi langsung antara atraksi, akomodasi dan fasilitas pendukung yang disajikan dalam suatu struktur kehidupan yang menyatu dengan tata cara dan tradisi yang berlaku dalam masyarakat,” ujar Munawir saat membuka acara pada Sabtu (28/8/2022).

Hal senada juga disampaikan anggota DPR Aceh, Sulaiman SE. Politisi Partai Aceh yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Kehormatan Rakyat (BKD) DPR Aceh Sulaiman  mengatakan, Gampong Lubok Sukon merupakan satu-satunya desa yang ditetapkan sebagai Gampong Wisata di Aceh pada tahun 2013 lalu. Menurutnya, Gampong Lubok Sukon merupakan salah satu desa wisata di Aceh yang masuk pada program pokok-pokor pikiran (pokir) di tingkat DPRA berkolaborasi dengan Disbudpar Aceh.

“Acara ini semoga tidak hanya sebatas seremonial, diharapkan bisa memberdayakan ekonomi masyarakat gampong Lubok Sukon, sehingga bisa menjadi salah satu destinasi wisata, baik nasional maupun internasional dari Aceh Besar,” ujar Sulaiman SE.

Sulaiman SE menyebutkan, Pemerintah Aceh saat ini semakin gencar-gencarnya melaksanakan pelatihan desa wisata di tiga Kabupaten/Kota di Aceh. Diantaranya Kabupaten Aceh Besar, kota Banda Aceh dan Sabang. Tujuan utamanya adalah untuk peningkatan sumber daya dan pemberdayaan manusia.

“Kita harus berinovasi pada produk unggulan, SDM dan SDA sehingga dapat dikelola dengan baik dan maksimal sehingga bisa menjadi destinasi wisata,” pungkas Sulaiman SE. []

Stay Connected

16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News