HomeAgamaWujudkan Dayah Mandiri, Santri Aceh Timur Dilatih Berwirausaha

Wujudkan Dayah Mandiri, Santri Aceh Timur Dilatih Berwirausaha

BANDA ACEH – Sebanyak 55 orang santri dayah dari Kabupaten Aceh Timur dilatih keterampilan berwirausaha. Acara pelatihan kewirausahaan bertema “menumbuhkan ekonomi dayah melalui inovasi dan kreativitas UMKM” berlangsung di salah satu hotel di Banda Aceh, Senin (22/8/2022).

Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Zahrol Fajri, Kabid Pemberdayaan Santri, Irwan Jamaluddin, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Timur, Rudy Saputra.

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Timur Rudy Saputra dalam sambutan awalnya mengajak santri dayah agar serius mengikuti pelatihan tersebut.

“Para santri-santri ini adalah duta perwakilan dari dayah Kabupaten Aceh Timur. Saya berpesan agar dapat mengikutinya dengan serius, ” ujar Rudy Saputra.

Hal senada juga disampaikan Kabid Santri Irwan Jamaluddin. Dalam sambutannya, ia mengajak santri agar mampu membekali diri dalam meningkatkan potensi dan minat dalam kewirausahaan.

“Yang kita harapkan ke depan santri atau teungku dayah lebih mandiri secara ekonominya di tengah-tengah masyarakat untuk menghadapi tantangan era pasar global dunia,” ujar Kabid Santri Irwan Jamaluddin.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Zahrol Fajri saat membuka kegiatan itu berharap santri terus menggali potensi diri agar lebih mandiri.

“Yang kita inginkan kedepan agar santri memiliki “takhassus” atau keahlian khusus. Baik itu menguasai bahasa asing, IT dan lain-lain. Sehingga nantinya bisa bersaing dan tidak tergilas oleh peradaban zaman, ” ujar Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Zahrol Fajri.

Zahrol menjelaskan, dayah-dayah dituntut untuk menghadirkan usaha-usaha mandiri dan produktif. Mengingat dana otonomi khusus (Otsus) kemungkinan akan berakhir pada tahun 2027 mendatang.Santri dayah diharapkan siap dalam menjawab segala tantangan ini. Apalagi disaat kucuran dana otonomi khusus (Otsus) Aceh semakin menipis.

“Keterampilan atau skill yang dimiliki para santri dayah sangatlah penting, khususnya dalam berwirausaha,” ujar Zahrol Fajri.

Mantan Karo Isra ini berpesan agar santri dayah dapat mengikuti acara tersebut mampu merekam setiap ilmu yang didapat dari pelatihan ini.

Dia menuturkan, Pemerintah Aceh baik eksekutif maupun legislatif terus berupaya untuk membuat dayah menjadi mandiri dan tangguh dalam hal ekonomi.

Selain sebagai tempat pendalaman ilmu agama, di saat yang bersamaan santri juga dapat menggunakan waktu dan kesempatan untuk menimba ilmu kewirausahaan.

Menurutnya, melalui pelatihan kewirausahaan UMKM ini, santri dayah diharapkan dapat mencetak kader santri yang kreatif dan inovatif dalam berwirausaha. Sehingga mampu membuka usaha baru yang berkompetitif.

“Santri dayah harus dapat memanfaatkan peluang ekonomi di dayah. Apalagi dayah yang memiliki santri ribuan orang, harus berpikir kreatif agar menghasilkan sesuatu yang inovatif yang tentunya bermanfaat untuk kalangan dayah,” pungkasnya. []

Stay Connected

16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News