HomeDaerahDirjen Bina Administrasi Kewilayahan Ajak Mahasiswa di Aceh Berdaya Saing Global

Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Ajak Mahasiswa di Aceh Berdaya Saing Global

Banda Aceh, Acehjurnal.com-Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementrian Dalam Negeri, ajak ratusan Mahasiswa Fakultas Fisip Universitas Syiah Kuala untuk mampu bersaing secara global, setidaknya ada delapan kiat sukses yang perlu di ingat agar mampu bersaing secara global.

Hal tersebut di sampaikan Safrizal ZA, Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri dalam acara Pakarmaru yang dihadiri oleh 530 mahasiswa baru FISIP USK dari berbagai jurusan.

“Anak muda harus berani keluar dari zona nyaman dan memiliki growth mindset agar dapat berkembang dan proaktif memperbarui kapasitas diri.” kata Safrizal ZA.

Safrizal memberikan 8 skill yang wajib dimiliki seorang mahasiswa, yaitu Militan, Optimis, Tangguh, Integritas, Visioner, Adaptif, Smart, dan Inovatif atau disingkat Motivasi.

Mengaca pada data, jumlah partisipasi tingkat S1 di Aceh baru mencapai 2,85 %. Hal ini  menjadikan komunitas mahasiswa menjadi elemen strategis yang dapat menentukan arah gerak perubahan. Hal ini berlaku tidak hanya dalam ruang lingkup lokal maupun regional, namun berpenngaruh pula secara nasional, bahkan global.

“Tanpa motivasi yang tinggi upaya pengembangan kapasitas dan kompetensi diri untuk memenuhi daya saing global akan sulit tercapai.”

Transformasi digital yang semakin canggih memunculkan kekhawatiran tersendiri dikarenakan saat ini angka literasi di Indonesia sangat rendah.

“Transformasi digital ini merupakan suatu peluang bukan hambatan. E-book dan jurnal-jurnal internasional terpercaya sangat mudah diakses secara daring. Kepustakaan digital harus menjadi kultur bagi mahasiswa S1. Jadi kalian harus pandai-pandai memanfaatkan peluang, jika tidak ada peluang maka ciptakanlah peluang.”

“Mahasiswa harus dapat memetakan lingkungan strategis, mampu management waktu, identifikasi kapasitas diri, kembangkan _softskill_ dan buat skala prioritas berdasarkan kebutuhan buka keinginan”, sambung Safrizal.

Untuk menuju kesuksesan diperlukan kemauan untuk belajar dari masing-masing individu. Setiap mahasiswa harus memiliki impian, rasa kepedulian, komitmen yang kuat, lingkungan suportif, dan budaya literasi yang tinggi.

Safrizal juga memberikan pesan agar mahasiswa yang baru di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah kuala dapat mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menjadi mahasiswa yang berkarakter, berintegritas dan siap bersaing di kancah global.

“Mahasiswa baru juga harus memiliki kapasitas dan kompetensi untuk meraih kesuksesan,” jelasnya.

Stay Connected

16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News