Sukseskan Safari Ramadhan, Disdik Dayah Kembali Gencarkan Gerakan BEREH di Masjid Al Ikhlas Aceh Besar

ACEH BESAR | ACEHJURNAL. COM – Dinas Pendidikan Dayah Aceh bersama sejumlah unsur lainnya, Minggu (17/4/2022), menggelar gotong royong dengan membersihkan dan menghijaukan lingkungan Masjid Al Ikhlas Gampong Lubok Sukon Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar.
Aksi gotong royong tersebut merupakan bagian dari program Safari Ramadhan 1443 H yang dilakukan Pemerintah Aceh. Sasarannya adalah masjid-masjid yang tersebar di 23 Kabupaten/Kota se-Aceh dengan mengusung tema Gerakan Masjid BEREH (Bersih Rapi Estetis dan Hijau).
Kepala Bidang Pemberdayaan Santri, Irwan Jamaluddin yang sekaligus sebagai ketua panitia mengatakan, gotong royong yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Zahrol Fajri bersama jajarannya juga melibatkan berbagai elemen penting yang bertanggung jawab di wilayah masjid. Dalam acara gotong royong dan dilanjutkan buka puasa bersama ini turut hadir Sekda Aceh Dr Taqwallah, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Zahrol Fajri, jajaran Dinas Pendidikan Dayah Aceh serta tokoh masyarakat setempat
“Ini sekaligus menyahuti ajakan Sekda Aceh yang terus menggencarkan aksi BEREH di bulan suci ramadhan, ” kata Irwan Jamaluddin.
Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Zahrol Fajri. Mantan Karo Isra ini menyampaikan bahwa, safari ramadhan lebih sering di artikan sebagai ajang silaturrahim antara sesama muslim dibulan ramadhan.
“Dimana Tradisi silaturrahim ini sangat dianjurkan sebab mempunyai nilai yang sangat konstruktif baik bagi kehidupan individu maupun sosial. Seperti yang dianjurkan oleh Rasulullah, silaturrahim mempunyai banyak manfaat,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Zahrol Fajri.
Zahrol menjelaskan, ajang silaturahmi sangat banyak dirasakan manfaatnya. Diantaranya memperpanjang usia dan memperbanyak rezeki bagi yang melakukannya.
“Seperti Hadis Rasulullah SAW.Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung silaturrahim” (HR. Bukhari), ” sebut Zahrol Fajri.
 Menurutnya, didalam bulan Ramadhan ini kita tak hanya diwajibkan untuk berpuasa saja. namun kita juga dianjurkan untuk memperbanyak ibadah-ibadah lain, seperti shalat tarawih, membaca Al-Qur’an, sedekah, infaq serta amalan-amalan lainnya. Itu semua dikarenakan bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh dengan rahmat dan ampunan dari Allah SWT serta menjadi ajang transformasi kesadaran (ruhaniyah) agar lebih peka dan peduli pada sesama. Karena itu, bulan Ramadhan bisa menjadi ajang perbaikan bagi kita semua sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.
Namun dilain sisi, tambahnya, sering terlupakan untuk menjaga kenyamanan dalam melaksanakan ibadah hal ini menyangkut kebersihan mesjid atau meunasah di sekitarnya. Mulai dari kondisi toilet yang kotor dan berbau, lantai yang tidak bersih, mukena dan sarung yang disediakan pada rak kusut, jamaah yang sepi dan lain sebagainya. Padahal, dalam ajaran Agama Islam sangat memperhatikan kebersihan dan keindahan nampak tidak terwujud pada lingkungan mesjid tersebut.
Oleh karena itu, harapan dan keluhan dari masyarakat, Pemerintah Aceh terus berupaya memberikan perhatian penuh kepada hal tersebut dengan menggaungkan Gerakan bersih, rapi, estetis dan hijau yang disingkat dengan “gerakan BEREH” bukan saja di kantor-kantor, rumah sakit, sekolah-sekolah, namun gerakan BEREH juga sangat penting diterapkan di lingkungan mesjid atau meunasah.
“Kenapa demikian. Karena kebersihan dan keindahan mesjid atau tempat ibadah sangat berpengaruh terhadap kenyamanan kita dalam beribadah serta dapat meningkatkan kualitas dan kekhusyukan ibadah kita selama bulan ramadhan ini maupun dibulan-bulan lainnya, ” tambahnya.
 Zahrol menambahkan, di masa pandemi seperti ini, kebersihan menjadi salah satu yang harus dijaga, tidak terkecuali kebersihan tempat umum yang sering dikunjungi seperti mesjid atau meunasah. Dengan menjaga kebersihan tempat umum, diharapkan dapat meminimalisir tersebarnya virus Covid-19 dari satu orang ke orang lain serta mendatangkan kenyamanan tersendiri dan kekhusyukan saat beribadah.
“Maka atas pertimbangan tersebut perlunya dilaksanakan kegiatan Safari Ramadhan Santri Saweu Gampong dalam Rangka Sosialisasi dan Aksi BEREH. Sasarannya adalah tempat ibadah untuk memberikan informasi serta pemahaman kepada masyarakat tentang program pemerintah tersebut, ” pungkasnya. []
spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT