HomeDaerahRI dan India Gelar JWG dengan BPKS Sabang

RI dan India Gelar JWG dengan BPKS Sabang

SABANG | ACEHJURNAL. COM – Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) mengelar rapat koordinasi Joint Working Group (JWG) Development of Port and Insfrastructure in and around Sabang yang merupakan bagian dari kerja sama Pemerintah Republik Indoensia dengan Pemerintah India, terutama aktivasi dari Joint Task Force on Connectivity of Aceh and Andaman-Nicobar Island.
Rakor ini dibuka oleh Plt. Asisiten Deputi Insfrastruktur Konektivitas Kemenko Marves RI, Dr. Eng. Lukijanto melalui video confrence di Kantor Kedeputian Komersil dan Investasi BPKS pada Selasa (15/3).
Pembangunan konektivitas maritim dan investasi ini adalah salah satu prioritas Presiden Joko Widodo pada masa jabatan peiode ke dua ini, termasuk wilayah Sabang, Aceh. Kerja sama antara Indonesia dengan India, merupakan tindak lanjut pertemuaan Presiden Jokowi dengan PM India Narendra Modi pada tahun 2018 yang lalu, jelas Lukijanto.
Lanjut Lukijanto, pengembangan pelabuhan Sabang dan insfrastuktur lainnya didorong oleh pemerintah pusat melalui Kemenko Maritim dan Investasi. Sabang memiliki letak geografis yang sangat strategis di kawasan khusus dalam perspektif konektivitas Aceh dan Nocobar. Perdagangan dan kegiatan ekonomi dapat diuntungkan dari  Otorita Andaman-Aceh serta kerja sama G to G dan B to B, sambungnya.
Sementara Kepala BPKS Sabang Iskandar Zulkarnain mengatakan, dari kerja sama ini bisa memberikan dampak positif  bagi pegembangan pembangunan serta pembangunan insfrastuktur lainnya, dan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat dari seluruh sektor.
Ia juga menyampaikan bahwa, rencana lain berupa kerja sama antara pelabuhan yaitu pelabuhan Sabang dengan Port Blair, sehingga ke depannya menjadi Sister Port yang akan menguntungkan kedua negara secara ekonomi, harap Iskandar.
Adapun hasil dari meeting JWG ini, lebih lanjut delegasi dari pihak India akan bekerja langsung dari Sabang bersama tim BPKS dalam rangka penyusunan Detailed Project Report pengembangan pelabuhan dan insfrasturktur Sabang. Sehubungan dengan langkah tersebut, pihak Kementerian Perhubungan RI melalui Direktorat Navigasi akan melakukan kajian Feasibility Study, Risk Assesment, Cost Benefit VTS Sabang, termasuk studi alur Sea Land of Sabang dalam tahun 2022 ini.
Untuk itu, kedua belah pihak menggaris bawahi bahwa, konektivitas bisnis seperti ini diperlukan peran penting sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Adapun tim yang hadir dalam acara tersebut adalah :
Delegasi RI Velly Asvaliantina selaku Deputi Direktor for shipping Infrastructure, Dhodik Christannto Dwi Saputro selaku eputi Direktor for Economic Infrastructure dan Rezky Agushadi selaku Data dan Informasi Analisis.
Sementara dari kementerian Luar negeri dihadiei  Priadji selaku Deputi Direktor Of India and Bhuthan dan Syafran Haris selaku Diplomat.
Dari delegasi India turut hadir  Shri Mandeep Singh Randhawa, Director, Ministry of Ports, Shipping and Waterways, Shri Shankar L., Joint selaku Commissioner, Ministry of Fisheries, Animal Husbandry and Diarying. Shri K.K. Choudhury, OSD selaku Ministry of External Affairs, Ms. Neethu Rajan sebagai under Secretary , Ministry of External Affairs, Mr. Shubham Singh sebagai Consul General Medan dan Staf Consul General Medan.
Dari tim BPKS dihadiri  Kepala BPKS Iskandar Zulkarnain, Erwanto selaku Deputi Komersial dan Investasi, Azwar Husein selaku Deputi Teknik Pengembangan dan Tataruang dan  Maya Safira selaku Direktur Promosi dan Kerjasama. []

Stay Connected

16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News