BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Sejumlah partai politik di Provinsi Aceh telah mengusung nama-nama yang akan dicalonkan menjadi calon Gubernur Aceh pada tahun 2024 mendatang. Sebut saja Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang komit untuk mengusung M Nasir Djamil, Partai Aceh yang sepakat mengusung Muzakir Manaf alias Mualem dan sejumlah parpol lainnya. Tak hanya di internal parpol, sejumlah nama dari luar juga mencuat dan ramai diperbincangkan netizen. Mulai dari alim ulama hingga akademisi. Dari kalangan ulama muncul nama Tgk H. Muhammad Yusuf A. Wahab alias Tu Sop Jeunieb, sementara dari kalangan akademisi muncul Rektor USK, Prof. Samsul Rizal serta anggota DPD RI asal Aceh, Sudirman alias Haji Uma.
Nama yang terakhir disebutkan, yakni Haji Uma pun kini mulai diperbincangkan warganet. Haji Uma, sapaan akrab pria bertubuh ceking di film serial komedi Eumpang Breueh ini tak menampik jika dirinya masuk dalam bursa sebagai calon orang nomor satu di Aceh.
“Sejauh ini masih belum ada wacana (mencalonkan diri),” ujar Sudirman alias Haji Uma melalui staf ahlinya, Muhammad Daud kepada AcehJurnal.com, Kamis (6/1/2022).
Menurutnya, Haji Uma masih memfokuskan dirinya menyambung aspirasi masyarakat di Senayan sebagai senator Aceh. Pasalnya, masih ada waktu dua tahun lagi dirinya fokus untuk melayani dan sekaligus menyambung lidah masyarakat Aceh kepada pemerintah pusat. Kendati demikian, Haji Uma menyambut baik sikap sejumlah parpol di Aceh yang mulai meramaikan bursa calon Gubernur Aceh meski Pilkada baru digelar pada 2024 mendatang.
“Makin cepat makin bagus bagi parpol di Aceh untuk mendeklarasikan pasangan cagub-cawagubnya masing-masing sehingga masyarakat Aceh dapat melihat arah perubahan ke depan,” ujarnya lagi.
Haji Uma menambahkan, dengan jeda waktu dua tahun lagi publik juga dapat melihat elektabilitas dan rekam jejak calon yang disodorkan oleh masing-masing parpol. Dengan demikian, maayarakat tidak memilih pemimpin bak membeli kucing dalam karung karena mereka sudah mengetahui kapasitas, kapabilitas, dan integritas calon yang akan mereka pilih.
“Sehingga kita harapkan nanti masyarakat juga semakin cerdas dalam memilih calon yang layak memimpin Aceh ke depan,” pungkasnya. []