BANDA ACEH | ACEHJURNAL. COM – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Aceh, Muzakir Manaf menyorot soal pembangunan Aceh yang masih jauh tertinggal. Salah satunya masih meningkatnya jumlah pengangguran di Aceh.
Hal ini disampaikan pria yang akrab disapa Mualem saat mengukuhkan pengurus Muda Seudang Aceh, salah satu underbow Partai Aceh di Hotel Hermes Palace Banda Aceh, Sabtu (25/12/2021).
“Geutanyoe ureueng Aceh jinoe perseh lagee tikoh duek lam krong pade (kita orang Aceh sekarang persis seperti tikus kelaparan dalam karung padi), ” ujar Mualem.
Mualem menjelaskan, meningkatnya angka kemiskinan Aceh terjadi karena adanya kesalahan manajemen anggaran yang tidak dikelola dengan baik. Maka tak heran jika Aceh disebut menjadi daerah termiskin di Sumatera, meskipun anggaran pembangunannya cukup besar. Menurutnya, seharusnya anggaran tepat sasaran. Padahal, katanya lagi, APBA cukup besar ditambah dana otonomi khusus, tapi belum bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat.
“Fakta yang terjadi setiap tahunnya anggaran Aceh selalu dikembalikan ke pusat. Padahal dengan kucuran anggaran sebesar itu dapat digunakan untuk kemaslahatan rakyat Aceh secara keseluruhan,” ucap Mualem.
Terakhir, Mualem turut mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh, khususnya generasi muda agar saling bahu membahu membangun Aceh menjadi lebih baik lagi. Pasalnya, generasi muda adalah tongkat estafet sebagai pemimpin Aceh ke depan.
“Masa depan Aceh ada ditangan adik-adik sekarang, baik atau buruknya Aceh nanti itu ada di tangan Anda semuanya, ” pungkasnya. []