Acehjurnal.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kecamatan Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh, telah memasuki hari ketujuh. Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) mencatat luas areal yang terbakar telah mencapai 72 hektare.
Kepala Pelaksana BPBA, T Nara Setia, mengonfirmasi perkembangan situasi tersebut. Ia menyatakan bahwa upaya pemadaman yang dilakukan berbagai pihak berhasil menekan laju api pada sekitar 45 persen dari total area yang terdampak.
“Kami bersyukur tidak ada korban jiwa maupun pengungsi dalam peristiwa ini,” kata T Nara dalam keterangannya di Banda Aceh, Rabu (27/8/2025).
Operasi pemadaman melibatkan tim gabungan dari berbagai instansi. Mereka terdiri dari unsur BPBD Aceh Selatan, Damkar Aceh Selatan, pemerintah kecamatan, TNI/Polri, serta TNGL Resort Bakongan. Masyarakat setempat juga turut serta bergotong royong memadamkan api.
Dukungan juga datang dari regu Manggala Agni yang dikirim oleh Kementerian Kehutanan Republik Indonesia. Sinergi multipihak ini diharapkan dapat mempercepat proses pemadaman dan mencegah perluasan area kebakaran.
Meski demikian, upaya pemadaman menghadapi kendala signifikan, terutama terkait ketersediaan air di lokasi kejadian. Kondisi geografis dan sumber air yang terbatas menyulitkan akses untuk memadamkan titik-titik api.
Tim terus berupaya mencari solusi alternatif, termasuk memanfaatkan sumber air terdekat dan melakukan pembuatan sekat bakar untuk mengisolasi area yang belum terbakar. Upaya darat diperkuat dengan pemantauan dari udara untuk memetakan pergerakan api.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat di sekitar lokasi untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari tim di lapangan. Informasi perkembangan terkini terus disosialisasikan untuk mencegah kepanikan.
Hingga berita ini diturunkan, proses pemadaman masih terus berlangsung. Belum dapat dipastikan kapan kebakaran yang menghanguskan puluhan hektare lahan tersebut dapat dipadamkan sepenuhnya.
Sumber: Waspada Aceh



