HomeAgama58 Santri Dayah Perbatasan Darul Amin Aceh Tenggara Diwisuda

58 Santri Dayah Perbatasan Darul Amin Aceh Tenggara Diwisuda

KUTACANE | ACEHJURNAL.COM – Dayah Perbatasan Darul Amin Aceh Tenggara menggelar wisuda akhir bagi santri dayah. Mereka telah menyelesaikan proses belajar mengajar selama ini di Dayah. Pelaksanaannya sendiri dilakukan di Auditorium Instigator Generation di Komplek Dayah Perbatasan Darul Amin, Desa Tanoh Alas, Kecamatan Babul Makmur, Aceh Tenggara, Rabu (30/03/2022).
Ramadhansyah yang mewakili orang tua santri menyampaikan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada segenap dewan guru. Menurutnya, santri yang telah menimba ilmu agama selama kurang lebih 6 tahun ini telah mengajarkan banyak hal.
“Kedisplinan merupakan hal yang utama sebagai pembentukan karakter, hal ini juga menjadi bagian penting dalam kehidupan kita,” ujar Ramadhansyah.
Dalam sambutannya, ua juga berpesan agar selalu menjaga shalat dan sikap dalam kehidupan sehari-hari, karena lulusan dayah merupakan cerminan.
“Jangan buat malu dayah, karena tingkah kita. Buat nama dayah jadi harum, sebagai bagian dari takzim kepada para guru, terutama Rais ‘Am Abuya Muchlisin Desky,” pesannya.
Sementara Rais Am Dayah Perbatasan Darul Amin Abuya Drs Muchlisin Desky MM dalam sambutannya mengatakan bahwa santri yang diwisuda hari ini berjumlah 58 orang.
“Mereka Selama ini sudah ditempa siang dan malam, sehingga harapan kami mereka ini menjadi orang yang sabar. Apapun ujian dan hambatan ke depan, maka hadapilah dengan hati dan pikiran yang dingin, dari apa yang sudah di dapat selama ini di Dayah, ” ujar Rais ‘Am Abuya Muchlisin Desky.
Abuya juga mendo’akan semoga para santri lulusan Darul Amin dapat menjadi pemimpin di masa yang akan datang dengan penuh Ketaqwaan.
Selanjutnya, Abuya mengharapkan agar para santri alumni Darul Amin jangan pernah lupakan almamater ini. Menurutnya, Dayah Perbatasan Darul Amin merupakan tempat dimana mereka dididik.
“Harumkanlah nama dayah ini, banggakanlah kami orang-orang yang pernah mendidik kalian,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Abuya juga menjelaskan dari 58 orang lulusan dayah Darul Amin ini, maka sebanyak 27 orang santri akan mengabdi selama 1 tahun lamanya di dayah yang tersebar di Aceh maupun diluar Aceh. Mereka akan menjadi staf pengajar di dayah sebagai latihan pembelajaran. Nantinya para alumni itu akan mengabdi di Dayah selama 24 jam. Selain di Aceh, para santri juga akan mengabdi di sejumlah Pesantren di Provinsi Sumatera Utara, Padang, Riau dan Jambi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Zahrol Fajri S.Ag MH mengatakan, mewakili unsur Pemerintah Aceh, ia mengucapkan selamat dan apresiasi kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan pendidikan di Dayah Perbatasan Darul Amin Aceh Tenggara ini.
“Semoga ilmu yang telah diperoleh akan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bagi wisudawan dan wisudawati untuk menyongsong masa depan yang lebih baik,” ujar Kadis Pendidikan Dayah Aceh Zahrol Fajri.
Zahrol juga menyampaikan, Dayah memiliki tujuan untuk mendidik generasi muslim yang berlandaskan iman, ilmu dan amal saleh yang diridhai oleh Allah SWT.
“Tujuan ini sesuai dengan fokus pembangunan Pendidikan Aceh yang berbasis Syariat Islam, ” tambahnya.
Menurutnya, tantangan ke depan semakin berat seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan. Hanya melalui pendidikanlah, santri bisa menghadapi tantangan kemajuan yang begitu cepat tersebut.
“Kita juga perlu menyiapkan benteng bagi anak-anak Aceh dalam menghadapi arus globalisasi yang semakin deras melanda segenap aspek kehidupan, yang dari hari ke hari semakin mengikis akhlak generasi muda kita. Belum lagi berbagai kasus pendangkalan aqidah yang kerap melanda di berbagai wilayah Aceh, khususnya di Perbatasan,” ujarnya lagi.
Selanjutnya Zahrol, mengucapkan Selamat menimba ilmu di jenjang pendidikan yang lebih tinggi kepada para santri. Semoga Allah SWT meridhai perjuangan kita dalam membangun generasi muda Aceh yang kreatif dan bertaqwa.
“Kembangkan terus ilmu agama yang kalian miliki dengan terus belajar dan belajar. Kalian para santri harus selalu dekat dan khidmat dengan ulama dan para guru sehingga semangat belajar semakin kuat, dan ilmu yang didapat memiliki keberkahan dan tertanam dalam sanubari Ananda semua, ” ujarnya.
Zahrol juga mengingatkan kepada para santri untuk selalu menyayangi orang tua. Tunjukkan baktimu kepada kedua orang tua. Ridha Allah SWT sangat tergantung pada Ridha dari orang tua.
Zahrol juga mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada Rais ‘Am dan para Guru Dayah Darul Amin yang begitu gigih dalam mendidik generasi muda Aceh menjadi generasi Islam yang tangguh.
“Semoga amal bakti Bapak dan Ibu sekalian mendapat ganjaran pahala yang berlimpah dari Allah SWT, tutup Zahrol.[]

Stay Connected

16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News