20 Warga Korban Keracunan Gas di Aceh Timur Dinyatakan Sembuh

Idi Rayeuk – Semua korban keracunan gas di Aceh Timur, Aceh yang sempat dirawat di beberapa rumah sakit dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang. Para pasien ini dirawat di beberapa rumah sakit yang ada di Aceh Timur dan juga Banda Aceh.  “Pasien keracunan gas sudah sembuh semuanya, sehingga mereka diperbolehkan pulang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Aceh Timur, Sahminan, Minggu (18/4/2021).

Dia mengatakan semua pasien tersebut sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zubir Mahmud milik Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Rumah Sakit Graha Bunda di Idi, Aceh Timur. Ada yang harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin milik Pemerintah Aceh di Banda Aceh.

“Saat ini, tidak ada lagi pasien keracunan gas tersebut yang dirawat di rumah sakit. Mereka sudah dipulangkan semuanya ke tempat masing-masing di Desa Panton Rayeuk T,” kata Sahminan

Kendati demikian, kata Sahminan, jika sewaktu-waktu kondisi pasien kembali memburuk, keluarga diminta segera membawa kembali ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan terdekat.

“Segera dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan kembali jika ada kondisinya memburuk. Kami juga akan terus memantau kondisi mereka,” kata Sahminan.

Sebelumnya, sebanyak 20 warga Desa Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur harus menjalani perawatan akibat gas beracun dari sumur Alue Siwah (AS) 11 milik PT Medco EP Malaka. Para korban di rawat di sejumlah rumah sakit di Aceh Timur maupun Banda Aceh. Mereka keracunan gas beracun yang berasal dari kegiatan flaring atau pembakaran gas Sumur AS-11 PT Medco EP Malaka, Jumat (9/4/2021) pagi.

Semenatara itu, sebanyak 302 warga desa itu terpaksa harus mengungsi ke Kantor Camat Banda Alam di Desa Panton Rayeuk M untuk menghindari keracunan gas.[]

Sumber : Inews.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT