10 Negara yang Sudah Tidak Pakai Masker

Jakarta – Beda di Indonesia, beda di luar negeri. Setidaknya ada 10 negara yang sudah tidak pakai masker. Bikin iri!
COVID-19 di Indonesia masih tidak baik-baik saja, kasusnya melonjak di berbagai wilayah. Jumlah kasus harian mencatatkan rekor tertinggi, sementara jumlah total kasus sudah menyentuh angka 2 juta.
Sementara COVID-19 masih mengamuk di Indonesia, ternyata ada beberapa negara yang justru sudah bebas masker. Contohnya seperti sejumlah negara Eropa, dimana mayoritas suporter negara pendukung Euro 2020/2021 sudah tak memakai masker.
Dihimpun detikTravel, Senin (28/6/2021), setidaknya ada 10 negara yang sudah tidak pakai masker:
  1. Israel
Israel berhasil mengendalikan COVID-19 sehingga transmisi penularannya tak lagi tinggi. Warga Israel sudah bisa bebas beraktivitas tanpa masker sejak April lalu.
Untuk mencapai kondisi ini, Israel telah melakukan vaksinasi pada 50 persen warganya. Kendati demikian, Israel masih membatasi warga asing masuk ke negaranya demi menghindari penyebaran COVID-19 varian baru.
  1. Amerika Serikat
Amerika Serikat mengizinkan warganya untuk melepas masker setelah vaksinasi COVID-19. Selain vaksinasi, warga Amerika Serikat juga diberi syarat oleh Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) sebelum beraktivitas tanpa masker. Di antaranya, sudah mendapat dua dosis vaksin Corona, berkumpul dengan teman yang sudah divaksin, dan menghindari kerumunan.
  1. Italia
Per tanggal 28 Juni, Italia sudah membolehkan warganya beraktivitas tanpa masker. Menteri Kesehatan Roberto Speranza dalam cuitannya di Twitter menyebut wilayah yang bisa menerapkan aturan bebas masker harus sudah berada di white zone COVID-19.
White zone Corona di Italia menandakan kasus infeksi COVID-19 amat rendah dan jumlah pasien ICU harian rumah sakit tercatat di bawah ambang batas berisiko.
Puskas Arena dipenuhi penonton kala pertandingan Hungaria melawan Prancis di Euro 2020. Sorak sorai penonton mewarnai pertandingan matchday kedua Grup F itu.Puskas Arena dipenuhi penonton kala pertandingan Hungaria melawan Prancis di Euro 2020.
  1. Hungaria
Perdana Menteri (PM) Hungaria Viktor Orban mengklaim pemerintahannya telah berhasil mengendalikan pandemi COVID-19. Dalam sebuah jumpa pers pada Jumat (21/5), Orban menyebut Hungaria telah memvaksinasi hampir 5 juta warga.
Ia menambahkan bahwa saat ini adalah saat yang tepat untuk berpisah dengan penggunaan masker di tempat umum.
“Selamat tinggal, masker. Ini berarti kita telah berhasil mengalahkan pandemi gelombang ketiga,” ujarnya.
Pemimpin sayap kanan itu juga menyebut akan mencabut sebagian besar pembatasan COVID-19, termasuk jam malam. Orban mengatakan, publik dapat mengadakan pertemuan hingga 500 orang.
  1. Yunani
Negara yang secara resmi mencabut aturan wajib masker di luar ruangan. Kini, adalah Yunani yang telah bersiap untuk mengakhiri pembatasan kegiatan sosial.
Meski demikian, otoritas berwenang tetap mewajibkan masyarakat menggunakan masker di dalam ruangan dan luar ruangan dengan kerumunan padat, seperti dikutip Reuters, Kamis (24/6).
Advertisement

Yunani sendiri dianggap telah melewati gelombang pertama COVID-19 dengan cukup baik. Namun, terpaksa kembali lockdown di bulan November usai wabah kembali bangkit’ dengan catatan lonjakan kasus yang cukup tinggi.
“Gambaran epidemiologis negara yang membaik jelas dan menyenangkan,” kata Vana Papaevangelou, anggota komite pakar penyakit menular yang memberi nasihat kepada pemerintah setempat.
  1. Australia
Australia juga salah satu negara yang sangat cepat dan tanggap menghadapi COVID-19. Saat kasus semakin melebar, Pemerintahnya langsung melakukan lockdown secara ketat untuk pengendalian.
Warganya pun taat mengikuti protokol kesehatan sehingga kasus positif di negara tersebut dengan cepat tertanggulangi. Oleh karenanya, Australia pun sudah mengizinkan turis masuk ke negaranya, tapi hanya dari negara yang sudah bebas COVID-19 seperti Selandia Baru.
Dengan penanggulangan yang baik ini, saat ini warganya tidak diwajibkan menggunakan masker saat melakukan aktivitasnya. Meski demikian, saat melakukan perjalanan dengan transportasi umum dan saat berada di rumah sakit, publik diminta untuk tetap memakai masker.
  1. Selandia Baru
Berkat penanganan COVID-19 yang baik, Selandia Baru ada di daftar selanjutnya. Sampai saat ini, Selandia Baru tercatat hanya melaporkan 26 kasus kematian karena COVID-19.
  1. Bhutan
Meski lokasinya berbatasan dengan India dan China, Bhutan berhasil mengendalikan COVID-19 tanpa lockdown ketat. Bhutan juga telah berhasil memvaksinasi lebih dari 90 persen populasi orang dewasa dalam dua minggu. Oleh karenanya, Bhutan tak lagi mewajibkan warganya menggunakan masker di luar ruangan.
  1. China
Negara pertama yang melaporkan kasus COVID-19 ini ternyata sudah bebas masker. Hampir semua warga China sudah mendapatkan vaksinasi COVID-19.
China juga diketahui telah membuka tempat pariwisata, seperti taman hiburan, restoran, hingga hotel.
Universitas di Wuhan, China, gelar wisuda yang dihadiri ribuan wisudawan pada akhir pekan lalu. Para wisudawan merayakan kelulusan mereka tanpa gunakan masker.Universitas di Wuhan, China, gelar wisuda yang dihadiri ribuan wisudawan pada akhir pekan lalu.
  1. Korea Selatan
(Korsel) merupakan salah satu negara terbaru yang membebaskan penggunaan masker. Akhir Mei lalu, negara KPOP itu menegaskan masker tak lagi diperlukan di luar ruangan mulai Juli bagi mereka yang sudah divaksinasi, setidaknya satu dosis vaksin COVID-19.
Dikutip dari Reuters, langkah tersebut merupakan upaya untuk mendorong penduduk yang lebih tua untuk mendapatkan vaksinasi. Korsel bertujuan untuk melakukan vaksinasi setidaknya 70% dari 52 juta penduduknya pada bulan September.
Orang yang diberi setidaknya satu dosis juga akan diizinkan berkumpul dalam jumlah yang lebih besar mulai Juni. Perdana Menteri Kim Boo-kyum mengatakan semua tindakan karantina akan disesuaikan pada Oktober setelah lebih dari 70% penduduk menerima dosis pertama. [Detik.com]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT