Safaruddin Pastikan Pembangunan Jembatan Krueng Teukuh Tetap Dikerjakan Tahun Ini

Raba dan Sedot Alat Vital Pelanggan, Pekerja Terapis Dibekuk Polresta Banda Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - MZ (22) terpaksa meringkuk sel tahanan Mapolsek Kuta Alam, Banda Aceh. Pria asal Bireuen ini dilaporkan atas kasus pelecehan...

Air Asia, Kolapsnya Industri Penerbangan dan Masa Depan Pariwisata Paska Pandemi

Oleh: Jabal Ali Husin Sab* Sektor industri yang paling berdampak dari pandemi covid-19 adalah industri penerbangan. Industri penerbangan mengalami revolusi besar sejak 2000'an dengan hadirnya...

Selundupkan Sabu Dalam Sandal, 2 Mahasiswi Aceh Ditangkap

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Dua mahasiswi asal Kabupaten Bireuen dibekuk Tim Satresnarkoba Polresta Banda Aceh. Kedua mahasiswi tersebut, yakni berinisial NH (23) dan...

Kepala BI Aceh: Tidak Ada Pemindahan Dana Perbankan ke Luar Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM Kepala Bank Indonesia cabang Aceh Zainal Arifin Lubis menyatakan paska disahkannya Qanun LKS hingga kini tidak ada pemindahan dana yang...

Culik Pengusaha Dealer, Dua Kelompok Bersenjata Ditangkap Polres Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE | ACEHJURNAL.COM – Tim Gabungan Polda Aceh dibantu Polres Lhokseumawe berhasil membekuk dua anggota kriminal bersenjata (KKB) pada Selasa (15/9). Kedua kelompok tersebut beberapa...

 BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Wakil Ketua DPR Aceh, Safaruddin memastikan pembangunan jembatan Krueng Teukuh di Gampong Lama Tuha, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya. Pasalnya, jembatan tersebut tetap akan dikerjakan pada tahun 2020.

Oleh karena itu, Safaruddin memastikan agar proyek jembatan Krueng Teukueh di ABDYA yang bersumber dari 2020 senilai Rp 13 MIliar dapat dikerjakan.

“Kita pastikan segera dikerjakan jika dana tersebut tidak terkena refoccing untuk dialihkan ke penanganan covid-19,” kata Safaruddin kepada ACEHJURNAL.COM, Jumat (8/5/2020).

Politisi Gerindra ini mengaku sudah berkoordinasi dengan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dan Sekda Aceh, Taqwallah untuk meminta penjelasan apakah dana tersebut telah dialihkan ke penanganan covid-19. Untuk memastikan itu, ia juga telah mengecek ke Dinas Keuangan Aceh dan hasilnya Pemerintah Aceh masih berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan jembatan Krueng Teukueh.

Secara teknis, Safaruddin mengaju juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terkait permasalahan lelang yang akan dilaksanakan Unit Layanan Pengadaan (ULP).

“Insyaallah dari hasil koordinasi saya tadi, dinas PU Aceh juga sudah menyiapkan dokumennya, dimana dalam waktu dekat ini akan ditayangkan ULP siapa pemenang tendernya,” kata Safaruddin.

Terkait isu pembatalan jembatan Krueng Teukuh tahun anggaran 2020, ia menepisnya. Selaku putra ABDYA, ia memiliki komitmen dan tanggungjawab moral untuk selalu mengawasi pelaksanaan jembatan yang sudah menjadi harapan para petani disana.

“Saya tidak mau nantinya dituding seakan-akan tidak bersuara dan juga seakan-akan tidak menyampaikan aspirasi masyarakat Abdya disini, ditambah lagi kalau jembatan itu merupakan denyut nadi masyarakat kita disana, apalagi dulu Pak Plt. Gubernur Aceh sudah turun ke lokasi melihat kondisi jembatan itu,” kata Safaruddin.

Safaruddin mengingatkan agar masyarakat tidak menilai ini sebagai kepentingan politik dan juga bukan buah perjuangan. Namun menurutnya, ini merupakan faktor keinginan besar masyarakat sehingga harus diprioritaskan.

“Saya tidak tahu dari mana dasar PU Abdya menyatakan bahwa anggaran itu sudah dipakai untuk penanganan Covid-19, karena saya tidak ingin mencampur adukan kepentingan, dan saya juga terserah kalau nantinya susu ini yang punya nama siapa, tapi yang pasti sekarang susunya sudah tersedia,” pungkasnya. [Parlementaria]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Hot Topics

Raba dan Sedot Alat Vital Pelanggan, Pekerja Terapis Dibekuk Polresta Banda Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - MZ (22) terpaksa meringkuk sel tahanan Mapolsek Kuta Alam, Banda Aceh. Pria asal Bireuen ini dilaporkan atas kasus pelecehan...

Air Asia, Kolapsnya Industri Penerbangan dan Masa Depan Pariwisata Paska Pandemi

Oleh: Jabal Ali Husin Sab* Sektor industri yang paling berdampak dari pandemi covid-19 adalah industri penerbangan. Industri penerbangan mengalami revolusi besar sejak 2000'an dengan hadirnya...

Selundupkan Sabu Dalam Sandal, 2 Mahasiswi Aceh Ditangkap

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Dua mahasiswi asal Kabupaten Bireuen dibekuk Tim Satresnarkoba Polresta Banda Aceh. Kedua mahasiswi tersebut, yakni berinisial NH (23) dan...

Related Articles

Raba dan Sedot Alat Vital Pelanggan, Pekerja Terapis Dibekuk Polresta Banda Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - MZ (22) terpaksa meringkuk sel tahanan Mapolsek Kuta Alam, Banda Aceh. Pria asal Bireuen ini dilaporkan atas kasus pelecehan...

Air Asia, Kolapsnya Industri Penerbangan dan Masa Depan Pariwisata Paska Pandemi

Oleh: Jabal Ali Husin Sab* Sektor industri yang paling berdampak dari pandemi covid-19 adalah industri penerbangan. Industri penerbangan mengalami revolusi besar sejak 2000'an dengan hadirnya...

Selundupkan Sabu Dalam Sandal, 2 Mahasiswi Aceh Ditangkap

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Dua mahasiswi asal Kabupaten Bireuen dibekuk Tim Satresnarkoba Polresta Banda Aceh. Kedua mahasiswi tersebut, yakni berinisial NH (23) dan...