Puluhan Gajah Liar Rusak Kebun Sawit Warga di Aceh Jaya

Anis dan Riza Positif Covid-19, Ini Aturan Jika Gubernur dan Wagub Sama-Sama Berhalangan

JAKARTA | Gubernur Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Jakarta Ahmad Riza Patria kena virus Corona semua. Anies bakal bekerja dari rumah. Undang-undang sudah...

Arab Saudi Izinkan Pesawat Israel Lintasi Jalur Udaranya

RIYADH – Arab Saudi mengizinkan pesawat komersial Israel melintasi wilayah udaranya. Pembicaraan pun dilakukan antara pejabat Saudi dan penasihat senior Gedung Putih. Pejabat senior pemerintahan...

19 Nelayan Aceh Yang Ditahan di India Segera Dipulangkan

BANDA ACEH | Sebanyak 19 nelayan Aceh yang ditangkap otoritas India segera dipulangkan ke Indonesia pada 12 Desember 2020 mendatang. "19 nelayan KM Selat Malaka...

Semua Fraksi Setuju, AKBP Banda Aceh Sebesar Rp 1,3 Triliun Disahkan

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Setelah menjalani serangkaian sidang paripurna, Pemko Banda Aceh dan DPRK Banda Aceh akhirnya menyepakati Rancangan Qanun (Raqan) tentang Anggaran...

 Pesta Sabu, Oknum PNS di Aceh Timur Ditangkap Polisi

LANGSA | ACEHJURNAL.COM – Seorang pria berinisial FA (45), warga Desa Seuleumak Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa diciduk polisi di sebuah taman sekolah TK....

CALANG | ACEHJURNAL.COM – Puluhan gajah liar merusak areal perkebunan sawit milik warga di Simpang Cehcut Desa Lhok Boat, Kabupaten Aceh Jaya, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam pada Rabu (5/8).
“Kami mendengar suara gajah mematahkan kelapa sawit usia muda dan ketika melihat gerombolan gajah mendekati rumah, saya langsung membawa anak dan istri keluar menjauh,” kata Marnuddin, pemilik kebun sawit di Simpang Cehcut Desa Lhok Boat, Kecamatan Setia Bakti Marnuddin di Aceh Jaya, seperti dikutip dari Antara, Jumat (7/8).

Kejadian itu membuat ia trauma dan tak berani kembali ke rumah. Akhirnya, ia menumpang ke rumah saudaranya.

“Semua peralatan rumah tangga hancur karena gajah, saat ini saya numpang di rumah saudara,” kata Marnuddin.

Camat Setia Bakti Ag Suhadi mengatakan pihaknya telah meninjau ke lokasi kejadian bersama Tim BKSDA Aceh, Polisi Hutan dan TNI Polri.

“Saat ini memang masih ada gajah di lokasi tersebut, kebetulan kami juga membawa mercon (ptasan) untuk menghalau gajah,” kata Ag Suhadi.

Ia memperkirakan luas lahan perkebunan sawit yang di obrak-abrik oleh gajah tersebut, sekitar 2 hektare lebih. “Hasil tinjauan kami memang peralatan rumah tangga semua hancur karena gajah, sehingga mereka saat ini menumpang di rumah saudara,” kata Suhadi.

Suhadi juga menyebut hampir seluruh sawit muda yang baru ditanam hancur karena serbuan gajah liar itu. []

Sumber : CNNIndonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

HEADLINES

Anis dan Riza Positif Covid-19, Ini Aturan Jika Gubernur dan Wagub Sama-Sama Berhalangan

JAKARTA | Gubernur Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Jakarta Ahmad Riza Patria kena virus Corona semua. Anies bakal bekerja dari rumah. Undang-undang sudah...

Arab Saudi Izinkan Pesawat Israel Lintasi Jalur Udaranya

RIYADH – Arab Saudi mengizinkan pesawat komersial Israel melintasi wilayah udaranya. Pembicaraan pun dilakukan antara pejabat Saudi dan penasihat senior Gedung Putih. Pejabat senior pemerintahan...

19 Nelayan Aceh Yang Ditahan di India Segera Dipulangkan

BANDA ACEH | Sebanyak 19 nelayan Aceh yang ditangkap otoritas India segera dipulangkan ke Indonesia pada 12 Desember 2020 mendatang. "19 nelayan KM Selat Malaka...

BERITA TERKAIT

Anis dan Riza Positif Covid-19, Ini Aturan Jika Gubernur dan Wagub Sama-Sama Berhalangan

JAKARTA | Gubernur Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Jakarta Ahmad Riza Patria kena virus Corona semua. Anies bakal bekerja dari rumah. Undang-undang sudah...

Arab Saudi Izinkan Pesawat Israel Lintasi Jalur Udaranya

RIYADH – Arab Saudi mengizinkan pesawat komersial Israel melintasi wilayah udaranya. Pembicaraan pun dilakukan antara pejabat Saudi dan penasihat senior Gedung Putih. Pejabat senior pemerintahan...

19 Nelayan Aceh Yang Ditahan di India Segera Dipulangkan

BANDA ACEH | Sebanyak 19 nelayan Aceh yang ditangkap otoritas India segera dipulangkan ke Indonesia pada 12 Desember 2020 mendatang. "19 nelayan KM Selat Malaka...