HomeHukumPengakuan Penembak Kombatan GAM di Aceh Utara : Dia Ancam Bakar Rumah...

Pengakuan Penembak Kombatan GAM di Aceh Utara : Dia Ancam Bakar Rumah dan Perkosa Ibu Saya

ACEH UTARA | ACEHJURNAL.COM – Tim OpsnL Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Utara berhasil menangkap tiga terduga penembak M Yusuf alias Buraq, kombatan GAM pada Selasa (1/3) lalu.
Kapolres Aceh Utara AKBP Riza Faisal melalui Kasat Reskrim Iptu Noca Tryanato mengatakan, ketiganya ditangkap berdasarkan hasil pengembangan dari proses penyelidikan dan keterangan saksi.
“Kurang dari dua kali dua puluh empat jam dari proses penyidikan pihak Reskrim polres Aceh Utara berhasil mengamankan pelaku utama yaitu AL,” ujar Kasat Reskrim Iptu Noca Tryanato, Jumat (4/3).
Iptu Noca menjelaskan, awalnya petugas membekuk pelaku berinisial AL pada Kamis (3/3) sekira pukul 05.00 WIB di Kabupaten Aceh Besar. Saat ditangkap, AL diketahui sedang menunggu mobil penumpang jenis L300 di kawasan Lambaro, Aceh Besar.
Lalu pelaku kedua AM yang merupakan abang kandung dari pelaku Utama (AL) yang sebelumnya sudah diamankan pada hari Rabu tanggal  (2/3) lalu sekitar pukul 23.30 WIB dirumah nya di Desa Alue Ngom Kecamatan Nibong, Aceh Utara.
“Setelah kita lakukan pengembangan kita melakukan penangkapan terhadap pelaku ke tiga  yaitu FR yang kita tangkap pada hari Kamis (03/03) sekitar pukul 16.30 wib dirumah di desa Alue Ngom,” ujarnya.
BACA JUGA : Pelaku Pembunuhan Kombatan GAM di Aceh Utara Ditangkap
Perlu diketahui, AL merupakan  pelaku utama penembakan M Yusuf alias Buraq. Saat mengeksekusi korban, pelaku menggunakan senjata softgun jenis senapan angin milik FR.
Usai korban ditembak, AL langsung melarikan diri dan diketahui oleh pihak keluarga. Bahkan   AM selaku abang kandungnya ikut memberikan uang sebanyak Rp 2 Juta kepada AL untuk mengamankan diri hingga kondisi kondusif.
BACA JUGA : Tiga Fakta Kombatan GAM Tewas Ditembak di Aceh Utara
Sementara itu pelaku utama AL saat diwawancarai mengaku, motif penembakan karena sakit hati. Ini berawal saat itu korban mengancam akan melakukan pemerkosaan terhadap ibunya dan juga bakal membakar rumahnya.
“Mak lon ilake perkosa rumoeh dilake toet (ibu saya diancam perkosa dan rumah diancam bakar),” ucap AL.
Kemudian Al juga mengakui bahwa korban  setiap malam pergi ke belakang rumahnya sambil membawa lembing.
Awalnya cerita AL,  Buraq berkelahi dengan Abang AL yaitu AM dan juga ingin memperkosa ibunya dan juga bakal membakar rumah.
“Dari situlah saya merasa sakit hati karena dia tidak menghargai keluarga saya,” ujar AL.
Sementara AL mengakui bahwa dirinya tidak berniat menghabisi korba hingga tewas, hanya kebetulan saja korban terkena tembakan di kepala. []

Stay Connected

16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News