Ini Pengakuan Lengkap Pelaku Pembacokan di Lambaro

Joel Bungalow : Wisata Adalah Sektor Riil Investasi di Aceh

ACEH BESAR | ACEHJURNAL.COM - “Berbicara sektor pariwisata itu riil, karena dengan dengan hidupnya sektor pariwisata di Aceh, otomatis sektor kuliner juga berkembang. Ini...

Wali Nanggroe, Semoga Tidak Ada Lagi Generasi Aceh yang Direhabiltasi

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haytar berharap, di masa-masa mendatang tidak ada generasi muda...

Hayeu ! Band “Keubibit” Asal Aceh Sukses Raih AMI Award 2020

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Group Musik etnik asal Aceh Keubibit berhasil meraih Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2020. Pengumuman keberhasilan itu sisampaikan melalui televisi...

Ketua DPRA : APBA 2021 Harus Selesaikan Persoalan Kemiskinan di Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Ketua DPR Aceh, Dahlan Jamaluddin menegaskan bahwa, anggaran pendapatan dan belanja Aceh (APBA) tahun anggran 2021 harus dipergunakan sebaik...

Terjaring OTT, KPK Umumkan Status Hukum Wali Kota Cimahi Besok

JAKARTA | Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT) atas dugaan suap terkait perizinan rumah sakit masih diperiksa di...

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – AM (40), pelaku pembacokan terhadap KD (42) akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Ingin Jaya, Aceh Besar. Penyerahan dirinya setelah adanya koordinasi antara jajaran Polresta Banda Aceh dengan perangkat gampong sehingga dengan sukarela pelaku pembacokan sadis di Lambaro tersebut menyerahkan diri.

Dari hasil pengakuan tersangka, pembacokan itu dilatarbelakangi motif asmara. Pasalnya, pelaku sakit hati lantaran korban KD menjalin hubugan asmara dengan istri korban berisial ST. Bahkan, AM yang tercatat sebagai warga Gampong Teubang Phuy, Kecamatan Montasik, Aceh Besar sudah mencurigai perselingkuhan antara korban dengan istrinya sejak tiga bulan lalu.

Baca : Sempat Buron, Pelaku Pembacokan di Lambaro Menyerahkan diri

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto mengatakan, sebelum insiden berdasarah itu terjadi, pelaku sudah mencium gelagat tidak baik ketika istrinya keluar rumah pada Kamis (12/11) lalu.

“Usai magrib, sekira pukul 19.39, pelaku AM memberitahu kepada istrinya hendak ke Pasar Cot Goh, Kecamatan Montasik. Padahal pelaku AM pergi ke kawasan Aneuk Galong, Kecamatan Suka Makmur,” kata Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto kepada awak media.

Baca : Ini Kronologis Pembacokan Sadis di Lambaro

Tak lama berselang, istrinya kemudian menghubungi AM minta izin keluar membeli makanan ke kawasan Aneuk Galong. Tanpa perasaan curiga sedikitpun, pelaku AM melihat istrinya bertemu dengan seorang rekannya berinisial SY. Istri dan rekannya ini kemudian berangkat ke arah Banda Aceh dengan mengendarai sepeda motor. Pelaku yang sudah mulai curigai gelagat perselingkuhan itu diam-diam akhirnya membuntutinya dari belakang. Setiba di kawasan bundaran Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, pelaku melihat mobil korban KD melaju dari arah yang sama.

“Saat itulah pelaku semakin curiga jika istrinay hendak bertemu dengan korban,” tambahnya.

Setiba di depan BRI, pelaku melihat istrinya menaiki mobil milik korban KD. Mereka kabarnya akan melaju ke arah terminal Batoh, Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh untuk membeli tiket bus.

Baca : Terkait Pembacokan di Lambaro, Pelaku Sudah Peringatkan Korban Tidak Dekati Istrinya

“Mereka kemudian kembali lagi ke Lambaro untuk membeli makanan dan berhenti di depan kantor BRI. Pelaku yang sudah membuntuti korban akhirnya langsung mengayunkan parangnya ke kaca mobil korban hingga pecah,” ujar Kombes Pol Trisno Riyanto.

Mengetahui nyawanya terancam, korban KD kemudian berusaha melarikan diri dengan cara keluar dari pintu sebelah kiri mobilnya. Pelaku yang sudah sakit hati kemudian mengejar korban dengan parang. Saat korban jatuh, pelaku langsung membacok korban bertubi-tubi hingga tak berdaya.

“Itri pelaku sempat mencoba meleraikannya. Kesempatan itulah dimanfaatkan korban untuk melarikan diri dan akhirnya tumbang bersimbah darah,” ujarnya lagi.

Baca : Korban Pembacokan di Lambaro Meninggal Dunia

Usai membacok korban, pelaku akhirnya lari dan bersembunyi di pegunungan Glee Ampe Awe, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar. Namun setelah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO), pelaku akhirnya keluar dari tempat persembunyiannya dan menyerahkan diri ke Polsek Ingin Jaya pada Selasa (17/11).

Baca : Bacok Korban Hingga Tewas di Lambaro, Polisi Buru Pelaku

“Pada Rabu (18/11) malam, akhirnya pelaku kita jemput untuk dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut di Mapolresta Banda Aceh. Atas perbuatannya itu, pelaku yang diduga telah melakukan tindak pidana penganiayaan berat hingga menyebabkan orang meninggal dunia diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara,” pungkasnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

HEADLINES

Joel Bungalow : Wisata Adalah Sektor Riil Investasi di Aceh

ACEH BESAR | ACEHJURNAL.COM - “Berbicara sektor pariwisata itu riil, karena dengan dengan hidupnya sektor pariwisata di Aceh, otomatis sektor kuliner juga berkembang. Ini...

Wali Nanggroe, Semoga Tidak Ada Lagi Generasi Aceh yang Direhabiltasi

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haytar berharap, di masa-masa mendatang tidak ada generasi muda...

Hayeu ! Band “Keubibit” Asal Aceh Sukses Raih AMI Award 2020

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Group Musik etnik asal Aceh Keubibit berhasil meraih Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2020. Pengumuman keberhasilan itu sisampaikan melalui televisi...

BERITA TERKAIT

Joel Bungalow : Wisata Adalah Sektor Riil Investasi di Aceh

ACEH BESAR | ACEHJURNAL.COM - “Berbicara sektor pariwisata itu riil, karena dengan dengan hidupnya sektor pariwisata di Aceh, otomatis sektor kuliner juga berkembang. Ini...

Wali Nanggroe, Semoga Tidak Ada Lagi Generasi Aceh yang Direhabiltasi

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haytar berharap, di masa-masa mendatang tidak ada generasi muda...

Hayeu ! Band “Keubibit” Asal Aceh Sukses Raih AMI Award 2020

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Group Musik etnik asal Aceh Keubibit berhasil meraih Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2020. Pengumuman keberhasilan itu sisampaikan melalui televisi...