Anggota DPRA Tinjau Jembatan Rusak Penghubung Antar Kecamatan di Aceh Timur

Hayeu ! Band “Keubibit” Asal Aceh Sukses Raih AMI Award 2020

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Group Musik etnik asal Aceh Keubibit berhasil meraih Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2020. Pengumuman keberhasilan itu sisampaikan melalui televisi...

Terjaring OTT, KPK Umumkan Status Hukum Wali Kota Cimahi Besok

JAKARTA | Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT) atas dugaan suap terkait perizinan rumah sakit masih diperiksa di...

Di Tengah Pandemi, Investor Korea Tertarik Investasi Pengolahan Air Minum di KEK Arun

LHOKSEUMAWE | ACEHJURNAL.COM - Di tengah pandemi covid-19, persahaan asal Korea Selatan, Daejin berencana melakukan investasi di Kawasan Khusus Ekonomi (KEK) Arun kota Lhokseumawe....

Polemik di MAA, Usman Lamreueng Minta Gubernur Aceh Segera Lantik Badruzzaman Sebagai Ketua

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Kisruh Majelis Adat Aceh (MAA) mulai menyita perhatian dari berbagai elemen masyarakat. Akademisi Universitas Abulyatama, Usman Lamreueng mangatakan, polemik...

Tak Diberi Uang, Anak Tebas Ayah Kandung di Bireuen

BIREUEN | ACEHJURNAL.COM - Warga Gampong Suka Ramai, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen geger. Dua warga desa setempat, M. Yusuf (64) dan Jufri (60) terpaksa...

IDI RAYEUK | ACEHJURNAL.COM – Anggota DPR Aceh, Iskandar Usman Al Farlaky meminta Pemkab Aceh Timur segera membangun jembatan tanggap darurat sebagai penghubung dua kecamatan di pedalaman Aceh Timur. Hal ini dikatakan Iskandar saat meninjau langsung kondisi jembatan penghubung antara desa Kliet, Kecamatan Ranto Peureulak dan desa Lubok Pempeng Kecamatan Peureulak.

“Pada Selasa kemarin, saya bersama Sekda Aceh Timur, Ikhsan Ahyat langsung turun kesana. Ini sebagai respon awal keluhan masyarakat disana untuk dibangun jembatan darurat untuk sementara waktu,” kata Iskandar Al Farlaky kepada ACEHJURNAL.COM, Kamis (26/3) malam.

Politikus Partai Aceh ini menjelaskan, jembatan kontruksi besi tersebut dibangun tahun 70-an oleh pihak Asamera Oil. Kondisi alas jembatan kini memprihatinkan. Apalagi, jembatan tersebut digunakan warga sebagai sarana alternatif untuk mengangkut hasil alam dan melintas.

“Bahkan siswa di dua kecamatan ini mengandalkan jembatan ini sebagai sarana penyeberangan. Oleh karena itu, jembatan tersebut butuh penanganan cepat terutama untuk pembangunan lantai jembatan besi agar aman dilalui warga,” tambah Iskandar Al Farlaky.

Di hadapan warga setempat, Iskandar juga meminta Geuchik Kliet dan Lubok Pempeng segera mengirim usulan ke provinsi dan tembusan disampaikan kepadanya. Sehingga dia berharap dapat diperjuangkan pada Musrembang provinsi menggunakan sumber APBA.

Pada kesempatan itu, mantan aktivis mahasiswa ini juga menyentil keberadaan aset Medco di Blangsimpo yang akan segera dieksploitasi. Menurutnya, perusahaan tersebut punya tanggungjawab sosial bagi perusahaan migas dan perkebunan untuk membangun atau merehab jembatan disana.

“Dana CSR bisa dikucurkan ke pembangunan jembatan, selain memperjuangkan di provinsi. saya akan kirimkan surat ke manajemen PT Medco,” kata Iskandar Usman Al Farlaky. [ Parlementaria]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

HEADLINES

Hayeu ! Band “Keubibit” Asal Aceh Sukses Raih AMI Award 2020

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Group Musik etnik asal Aceh Keubibit berhasil meraih Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2020. Pengumuman keberhasilan itu sisampaikan melalui televisi...

Terjaring OTT, KPK Umumkan Status Hukum Wali Kota Cimahi Besok

JAKARTA | Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT) atas dugaan suap terkait perizinan rumah sakit masih diperiksa di...

Di Tengah Pandemi, Investor Korea Tertarik Investasi Pengolahan Air Minum di KEK Arun

LHOKSEUMAWE | ACEHJURNAL.COM - Di tengah pandemi covid-19, persahaan asal Korea Selatan, Daejin berencana melakukan investasi di Kawasan Khusus Ekonomi (KEK) Arun kota Lhokseumawe....

BERITA TERKAIT

Hayeu ! Band “Keubibit” Asal Aceh Sukses Raih AMI Award 2020

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Group Musik etnik asal Aceh Keubibit berhasil meraih Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2020. Pengumuman keberhasilan itu sisampaikan melalui televisi...

Terjaring OTT, KPK Umumkan Status Hukum Wali Kota Cimahi Besok

JAKARTA | Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT) atas dugaan suap terkait perizinan rumah sakit masih diperiksa di...

Di Tengah Pandemi, Investor Korea Tertarik Investasi Pengolahan Air Minum di KEK Arun

LHOKSEUMAWE | ACEHJURNAL.COM - Di tengah pandemi covid-19, persahaan asal Korea Selatan, Daejin berencana melakukan investasi di Kawasan Khusus Ekonomi (KEK) Arun kota Lhokseumawe....