ACEHJURNAL.com, JAKARTA – Banyak sekali hal yang bisa kita lakukan selama berpuasa. Namun, mengapa kamu memilih untuk hidup boros dari sekian banyak hal positif yang bisa dilakukan?

Satu fakta menarik, karena ada kalanya kita sendiri pun tak sadar jika sedang menghambur-hamburkan uang. Betul?

Momen berpuasa yang bisa dijadikan ajang untuk melakukan hal-hal positif, kadang diciderai dengan kurang bijaknya seseorang dalam bersikap. Untuk menguatkan diri, kadang kita memberikan ‘award’ pada diri sendiri secara berlebihan ketika mampu menuntaskan ibadah.

Dan saat bulan puasa berakhir, kamu hanya bisa gigit jari melihat pundi-pundi harta yang menghilang tanpa bekas!

Agar terbebas dari gaya hidup yang serba boros selama Ramadan, hindari 6 hal ini seperti dikutip dari Tunaiku:

1. Salah mengatur finansial

Datangnya bulan Ramadan akan diikuti dengan melonjaknya harga-harga kebutuhan pokok. Dan tak sedikit orang yang tak mau ambil pusing, menjalani bulan Ramadan tanpa persiapan.

Padahal jika tak mau boros, ada baiknya untuk mengatur keuangan jauh-jauh hari sebelum puasa. Misalnya, kamu bisa ‘menimbun’ barang-barang pokok seperti beras, minyak, dan bahan makanan lain sebelum bulan Ramadan.

Pastinya akan jauh lebih hemat dibandingkan membelinya saat bulan Ramadan bukan?

2. Lapar mata

Waktu berbuka puasa juga bisa disebut sebagai ajang balas dendam. Siapa nih yang membeli makanan secara gila-gilaan karena lapar mata? Ingat, harus tetap menjaga dompet selama hunting menu berbuka.

Jangan sampai kalap karena lapar mata. Jika perlu, buat daftar periodik menu berbuka puasamu. Jadi, saat akan hunting makanan kamu hanya membeli menu yang tercantum dalam daftar saja.

3. Hobi buka puasa bareng

Sudah berapa banyak teman yang kamu ajak untuk buka bareng? Teman SD, SMP, hingga teman kantor sudah diajak semua belum nih?

Buka bareng memang lebih seru daripada buka puasa seorang diri. Namun, kalau terlalu hobi buka puasa bareng, kantong bisa jebol.

4. Terjebak promo

Saat memasuki pusat perbelanjaan, banyak orang yang termakan iming-iming diskon besar-besaran! Tanpa pikir panjang, kamu pun membeli barang-barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

Karena membeli barang-barang sekunder inilah, kamu akan kewalahan untuk memenuhi kebutuhan primermu. Tanpa pikir panjang, kita terhipnotis dengan pikiran, “mumpung murah, beli aja ah!”.

5. Beli baju baru

Seberapa penting sih membeli baju baru untuk lebaran? Seolah-olah menjadi ritual sakral, kita berlomba-lomba untuk membeli baju lebaran. Jika tak diimbangi dengan keteguhan hati dalam berhemat, kamu bisa membeli pakaian-pakaian yang sesungguhnya tak diperlukan.

Kalau baju lebaran tahun kemarin masih layak, mengapa harus beli yang baru? Jika tidak, belilah jauh-jauh hari sebelum puasa karena harganya jauh lebih murah.

6. Pesta kembang api

Bagaimana jadinya jika si kecil rewel minta kembang api? Tak hanya saat tahun baru, kembang api juga diminati selama Ramadan. Sebaiknya, kamu menghapus budget untuk membeli kembang api.

Namun, jika si kecil masih rewel, kontrol budget-nya agar tak membengkak. Kan sayang membeli kembang api hanya untuk dibakar? Dengan membakar kembang api, tak ada bedanya dengan membakar uang jerih payahmu lho.

Jika kamu sukses menghindari enam hal di atas, niscaya kamu masih punya uang sisa di akhir Ramadan. Selamat mencoba dan kuatkan jiwa agar tidak hidup boros. (Liputan6.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here